10 Tahun Terbentuk, Syahrial Nilai FTZ Tanjungpinang Belum Sesuai Harapan

0
87

Tanjungpinang, suarakepri.com – Anggota DPRD Tanjungpinang, M Syahrial menilai Pertumbuhan Ekonomi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang belum produktif.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan melihat sejak dari ditetapkannya kawasan FTZ Tanjungpinang 10 tahun yang lalu sampai saat ini belum menampakkan hasil yang menggembirakan.

Hal ini ia juga paparkan dalam acara sebagai pembicara di seminar ekonomi yang diselenggarakan oleh Kesatuan Suara Mahasiswa (Kusuma), pada tanggal 9 Desember lalu.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan stagnan pertumbuhan ekonomi di kawasan FTZ Tanjungpinang tidak berjalan effesien,” ujar Iyai, sapaan akrabnya kepada Suara Kepri, pada hari Senin (11/12).

Faktor-faktor yang dimaksud oleh Iyai antara lain, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengisi Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) FTZ Tanjungpinang yang tidak qualified.

“Ini ‘terkesan’ diisi oleh pensiunan atau mantan pejabat non job tanpa ada proses rekrutment yang standart sehingga mampu menghasilkan personil yang qualified. Sehingga tidak fokus untuk menyelesaikan begitu banyak kendala dan hambatan dalam pengelolaan BPK FTZ Tanjungpinang tersebut,” tegasnya.

Lanjutnya, kawasan FTZ Tanjungpinang dalam hal ini kawasan Dompak dan Senggarang masih minim dari sarana dan prasarana infrastruktur, antara lain tidak ada pelabuhan, tidak ada jarintan jalan.

“Apalagi pergudangan selain masalah kepemilikan lahan sehingga tingkat ketidakpastian investasi sangat tinggi,” jelasnya.

Kalau dua hal tersebut tidak segera diperbaiki, Iyai tegaskan lagi, maka jangan pernah berharap akan ada percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan FTZ Tanjungpinang tersebut.

“Dan ini harus menjadi perhatian serius oleh Ketua Dewan Kawasan Kepri (termasuk Gubernur Kepri),” ungkapnya.

Penulis : Lucky

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here