Adanya Perizinan Lokasi Diatas Lahannya, Melalui Kuasa Hukum Dahnoer Surati DPMPTSP TK Bintan

Share:

BINTAN – H. Dahnoer Yusoef melalui Kuasa Hukumnya Rio Irwan Saputra, SH, MH kembali menyurati Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP TK) Kabupaten Bintan terkait keluarnya Perizinan Lokasi diatas lahannya.

Rio pun langsung membuat pengaduan resmi terhadap DPMPTSP TK Bintan agar menindak lanjuti atau menarik sementara izin lokasi yang telah diberikan kepada PT. Grand Wie Sukses (GWS), pada hari Kamis (20/7).

“Ini merupakan langkah lanjutan kita. Pihak kita ini intinya merasa terganggu adanya izin lokasi terhadap PT. GWS dengan melakukan aktivitas pemagaran hingga peletakan batu diatas klien kami,” ujar Rio saat ditemui wartawan.

Rio juga dengan tegas, pengaduan dari pihak kliennya dapat diproses oleh DPMPTSP TK Kabupaten Bintan.

“Pihak DPMPTSP TK Bintan akan mencoba berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bintan dan lainnya terkait keabsahan kepemilikan lahan tersebut,” jelas.

Sementara itu, lanjut Rio, bahwa izin lokasi seluas 1,3 Hektar (Pemberitaan sebelumnya 1,4 Ha).

“Izin Lokasi yang mau diajukan sebenarnya seluas 1,3 Ha. Mereka (PT. GWS) ingin ajukan seluas 20 Ha, tetapi karena hanya mengantongi dua sertifikat dengan seluas tersebut, maka izin lokasi hanya disesuaikan dengan sertifikat dibeli mereka,” ungkapnya.

Sebelumnya H. Dahnoer Yusoef juga melalui Kuasa Hukumnya, Rio juga memblokir dua sertifikat yang dibeli oleh PT. GWS karena berada di lahannya.

Adanya Perizinan Lokasi Diatas Lahannya, Melalui Kuasa Hukum Dahnoer Surati DPMPTSP TK Bintan | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya