Anggota DPRD Kepri Juga Akan Ditest Urine

Share:

 

Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi

Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri berencana akan melakukan test urine terhadap keseluruh anggota dewan yang ada. Rencana test urine ini langsung mereka bahas seusai melakukan paripurna istimewa PAW anggota DPRD Kepri, pada hari Jumat sore (28/2) di Dompak.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi kepada SuaraKepri.com seusai rapat. “Hal ini kita lakukan untuk menjaga nama baik dan pembuktian lembaga legislatif kita dari tanggapan miring akibat adanya oknum pegawai DPRD Kepri yang ditangkap karena narkoba. Tetapi belum ada keputusan, karena masih banyak anggota dewan yang menolak,” ujarnya.

Untuk itu, Nur menjelaskan DPRD Kepri akan membentuk Banmus yang akan membahas permasalahan ini. “Kita akan bentuk Banmus untuk membahas masalah ini. Bila telah ada keputusan, tidak ada lagi kata menolak,” tegasnya.

Alasan penolakan sebagian anggota DPRD Kepri, jelas Nur karena mereka beralasan bahwa saat pendaftaran pencalonan legislatif telah melakukan test urine sebagai persyaratan. “Alasan mereka yang menolak, bahwa saat pencalonan legislatif mereka telah melakukan test urine di rumah sakit milik pemerintah. Tetapi saat ini test itu sangat diperlukan, apalagi yang melakukan test urine tersebut dari BNP Kepri kita,” paparnya.

Sementara itu, seluruh pegawai DPRD Kepri yang telah ditest urine tadi pagi, Nur mengatakan bahwa test itu permintaannya kepada kepala BNP Kepri. “Saya minta kemarin pada hari Rabu secara diam-diam, pagi Jumat tadi langsung diantar mobil dan staff BNP Kepri. Dan Sekwan kita langsung mengumpulkan pegawainya pada pagi itu juga untuk melakukan test urine,” ungkapnya lagi atas adanya kasus oknum pegawai DPRD Kepri yang ditangkap narkoba.

 

Anggota DPRD Kepri Juga Akan Ditest Urine | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya