Anis Anorita : Hingga Kini Kami Bukan Kader Abal-abal, Ini Dukungan Arus Bawah

Share:

Tanjungpinang, suarakepri.com – Adanya statement dari Syahrul, Ketua DPD Gerindra Provinsi Kepri terkait status para kader yang mendukung Pasangan Calon (Paslon) Lis-Maya, bukan lagi anggota Partai Gerindra, membuat arus bawah bersuara.

Anis Anorita Zaini menilai bahwa Syahrul masih awam di dunia Partai Politik (Parpol) dan bukan figur seorang pemimpin.

“Kami hingga kini bukan kader “anggota” Partai Gerindra abal-abal, Syahrul harus tahu itu. Ini suara arus bawah dan kesalahannya dalam memimpin sebuah Parpol,” ujar Anis, saat menemui Suarakepri, pada hari Jumat (12/01).

Untuk status mereka di Gerindra, hingga kini secara tegas mereka katakan masih sebagai pengurus maupun kader. Hingga kini, mereka tidak pernah membuat surat pengunduran diri maupun surat pemecatan.

“Dari mana landasannya, ia mengatakan kami bukan anggota Gerindra lagi. Asal ia tahu, untuk verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih menggunakan kartu keanggotaan kami,” geramnya.

Bila memang, sudah ada pergantian pengurus baik tingkat Propinsi Kepri hingga DPC Gerindra Tanjungpinang, Surat Keputusan (SK) harus dikeluarkan oleh DPP.

“Setahu kami, SK yang ada adalah pencalonan Syahrul sebagai calon Wali Kota dari Gerindra. Untuk menggantikan kepengurusan Gerindra yang baru, harus menunggu Munas maupun Rakornas terlebih dahulu,” tegasnya.

Anis menilai, Syahrul tidak memiliki figur seorang pemimpin, karena untuk masuk sebuah ‘rumah’ partai, ia tidak menggunakan etika.

“Seharusnya, ia harus ‘assalamualaikum’, harus memperkenalkan diri dan mengenal para pengurus maupun anggota yang ada. Dari sinilah, kami juga menilai beliau tidak memiliki jiwa kepemimpinan, tidak pandai merangkul dan beralih mendukung Lis-Maya,” jelasnya.

Terkait tidak mengikuti garis komando, Anis mengatakan bahwa mereka lebih mengikuti garis komando.

“Hot Asi Silitonga itu siapa, tahu apa mereka tentang garis komando. Sementara kami belum duduk sebagai anggota DPRD saja, kami sudah banyak berkorban untuk Gerindra,” paparnya.

Anis pun menantang Syahrul untuk berhadapan terkait keabsahan satu sama lainnya.

“Kalau berani kita saling berhadapan, siapa yang lebih sah di Gerindra ini. Ia (Syahrul) sendiri merupakan pendatang,” ungkapnya.

Penulis : Agus

Anis Anorita : Hingga Kini Kami Bukan Kader Abal-abal, Ini Dukungan Arus Bawah | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya