Aroma Penolakan 6000 Kapal Nelayan Asal Jawa Mulai Bergaung di Natuna

Share:

NatunaBaca » Surat Pelajar SD Untuk Bupati Natuna. Adanya keinginan Presiden RI, Jokowi untuk menyebarkan 6000 nelayanBaca » Nakhoda KLM Surya Mentari II Ditemukan Selamat di Pulau Pulau Sayak. asal pesisir PulauBaca » Meski Berpenghuni, Banyak Pulau-pulau di Natuna Yang Rawan Dengan Gangguan. Jawa di Kabupaten NatunaBaca » Dinkes Natuna dan Among Mitro Gelar Baksos., mulai mendapatkan aroma penolakan dari warga Natuna sendiri.

Padahal sebelumnya Bupati Natuna Hamid RizalBaca » 5 Bulan Menjabat, Hamid Rizal Raih Indonesian Leadership Government Award 2016. juga menyambut gembira wacana Presiden mendatangkan 6 ribu kapal asal pesisir Pulau Jawa ke LautBaca » Forum Keselamatan Dan Keamanan Laut di Natuna Mulai Dibetuk. Natuna. Menurut dia, ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi anakBaca » Satgas Desa Diberi Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG). tempatan, dan menambah PAD Natuna.

Salah satu nelayan Natuna, Madri menegaskan bahwa adanya penyebaran nelayan dan kapalnya di Natuna, akan mematikan mata pencaharian masyarakat Natuna sendiri. “Gaung penolakan ini telah kami sampaikan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Natuna. Adanya rancangan yang tak lama lagi akan dijalankan ini, harus dipikirkan lebih mendalam lagi, dan Pemerintah Kabupaten Natuna harus bijak dan hati-hati dalam mengambil keputusan,” tegasnya, pada hari Rabu, (3/7) kepada Suara Kepri.

Hal senada, Tomi juga menolak keras hal serupa. Karena Ia menilai bahwa Pemerintah pusat, Pemprov KepriBaca » DPRD dan Pemprov Kepri Turut Berbela Sungkawa Atas Jatuhnya Pesawat Hercules Di Medan. hingga Pemkab NatunaBaca » Kades se-Natuna Mendapatkan Bimbingan. belum begitu serius memberdayakan dan memberikan perhatian yang besar terhadap nelayan yang ada di Natuna.

“Nelayan Natuna akan tertindas dengan kehadiran 6000 kapal Nelayan asal Jawa tersebut. Karena kami, dari segi kapal dan peralatan sudah kalah dari mereka,” geram Tomi.

Tomi juga berpendapat, bahwa pendapatan asli masyarakat Natuna adalah nelayan yang mesti diingat oleh pemerintah. “Kalau berkebun cengkeh, itu hanya berapa kali setahunlah bisa panen cengkeh. Kalau penghasilan dari nelayan, masyarakat kami nanti mau makan apa,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas KelautanBaca » Humas Kementerian KP, Larang Wartawan Meliput Penenggelaman Kapal. dan Perikanan Kabupaten Natuna, Wahyu Nugroho mengatakan, sebenarnya sudah ada nelayan luar masuk mencari ikanBaca » Sop Ikan Natuna, Kuliner Seafood Tiada Duanya. di Laut Natuna.

Hanya, persoalan adalah kapal-kapal nelayan luar itu tidak meminta izin. “Belum ada laporannya yang masuk,” kata dia.

Lanjutnya, kalau ada nelayan luar yang masuk ke perairan Natuna, lebih pada membuat nelayan Natuna kecewa.

“Keinginan nelayan lokal, kalau bisa nelayan luar bisa memberdayakan mereka,” imbuhnya. (Imam)

Aroma Penolakan 6000 Kapal Nelayan Asal Jawa Mulai Bergaung di Natuna | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose