Asep Sebut Pungli Karena Pungutan Diluar Prosedur BUMD Tanjungpinang

Share:

Tanjungpinang – Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, Asep Nana Suryana akhirnya ikut bicara terkait salah satu pejabatnya yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli Polda dan Polres Tanjungpinang, pada hari Jumat (17/2). Karena segala pungutan resmi BUMD Tanjungpinang yang dilakukan selalu berdasarkan prosedur dan sistematis secara online.

“Kita cukup kaget juga dengan adanya OTT di BUMD kita ini, padahal segala pungutan yang ada sudah kita terbitkan Surat Keputusan (SK), tersistim dan ada prosedurnya,” ujar Asep yang saat ini berada di Jakarta saat pengerebekan dilakukan.

Asep menjelaskan karena ia sebut sistimatis karena pungutan dan uang masuk pendapatan BUMD Tanjungpinang selalu dilakukan melalui rekening resmi.

“Termasuk pungutan dari hasil karcis resmi dari BUMD harus segera disetor ke rekening resmi kita, jadi dari laptop saya pun langsung lihat penghasilan dan pendapatannya setiap harinya,” tegas Asep.

Apa yang dilakukan oknum Slamet tersebut, lanjut Asep sudah diluar prosedur dan sepihak atau kenakalan perorangan.

“Seharusnya pendapatan atau iuran yang diluar karcis dan jumlahnya lebih besar, harus dilakukan melalui rekening resmi. Tidak boleh dipungut atau diambil secara kontan. Dan apa yang dipungut harus sesuai SK yang kita keluarkan,” jelasnya.

Adapun terkait kasus yang menjerat bawahannya ini, Asep sepenuhnya menyerahkan kasusnya kepada pihak Kepolisian terutama tim Saber Pungli untuk prosesnya.

“Ya kita serahkan saja sepenuhnya kepada pihak berwajib khususnya tim Saber Pungli untuk memprosesnya dan yang bersangkutan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kita sangat mendukung hal ini dan biar menjadi pembelajaran untuk yang lainnya” ungkapnya.

Asep Sebut Pungli Karena Pungutan Diluar Prosedur BUMD Tanjungpinang | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya