Atasi Banjir, Rudi Intruksikan Benahi Drainase

Share:

Topik Terkait

Advertisement
Pemprov Kepri

BATAM, SuaraKepri.com – Wakil Wali Kota Batam, RudiBaca » Walikota Batam: Kalau Perda Baca Alqur’an Dihapus Tinggal Ganti Perwako. Bersama jajaran SKPD terkait Pemko BatamBaca » 11 Sanggar Tari Ikut Parade Tari Tingkat Kota Batam. meninjau kawasan rawan banjirBaca » Satu Harian Hujan, Beberapa Titik di Kota Tanjungpinang Kembali Tergenang Air. di Nagoya, Senin (13/1) lalu.

Menurut Rudi, ada tiga hal yang menyebabkan sejumlah kawasan kembali terendam sejak Sabtu (11/1) lalu. Tiga hal itu antara lain hujan yang sangat deras, adanya air pasang di laut serta sampahBaca » Menjelang Penilaian Akhir Adipura, Sampah Banyak Menumpuk di Sudut Kota . yang dibuang sembarangan oleh warga di paritBaca » Sempat Mandi Air Hujan Bersama Abang, SAR Dan Warga Terus Melakukan Pencarian. serta drainaseBaca » Anak Usia 5 Tahun Jatuh Dan Hanyut Derasnya Air Parit. utama.

“Drainase ini cukup tua, sudah hampir 30 tahun, waktu itu dibikin jumlah penduduk Batam masih 100 ribu. Sekarang penduduk Batam sudah hampir 1,3 juta penduduk,” ujarnya.

Agar banjir tidak terulang, Rudi mengajak kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memperhatikan saluran drainase yang ada di depan tempat usaha maupun tempat tinggal agar selalu bersih dan tidak ditutup sehingga menyebabkan luapan air yang tidak dapat mengalir.

“Akibat pengecoran parit ini, terjadi sedimentasi dan banyak sampah yang tersumbat mengakibatkan air meluap,” sambung Rudi.

Disebutkannya banyak parit yang ditutup dengan semen itu berada di Nagoya, Jodoh, Taman Raya Batam Center dan kawasan lainnya.

Lebih lanjut Rudi juga menghimbau kepada para pengembang dalam mengembangkan usaha dibidang properti untuk memperhatikan alokasi drainase agar ke depan tidak terjadi daerah banjir yang disebabkan kurang tepatnya perencanaan dan pengalokasian lahan yang tidak sesuai untuk saluran drainase.

“Kepada developerBaca » Warga Diserang Oknum Pemilik Developer Dengan Membawa Preman., saya minta memperhatikan drainase karena ini masalah utama. Artinya mereka harus menyiapkan lahan yang cukup besar jangan hanya membuat 3 meter, kalau bisa lebarnya 20 meter. Dan nanti serahkan kepada pemko untuk dijaga dan bisa berguna untuk 30-40 tahun ke depan,” terang mantan anggota DPRD Kota Batam ini.

Tak hanya itu, Pemko Batam juga akan lebih selektif dalam hal pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) agar tidak menyalahi aturan dan akhirnya berdampak kerugian bagi masyarakat Kota Batam.

“Kita akan awasi betul dalam hal pemberian IMB, yang tidak sesuai dengan peraturan dan undang undang yang berlaku izinnya tidak akan kita keluarkan,” tegas Rudi.

Selain melakukan peninjauan, Pemko Batam melalui Dinas Kebersihan, Satuan Polisi Pamong Praja dan kantor Pemadam KebakaranBaca » Gudang Barang Bekas Terbakar Karena Puntung Rokok. Kota Batam juga membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah yang meluap ke atas jalan dengan melibatkan lebih dari 400 personil.

Atasi Banjir, Rudi Intruksikan Benahi Drainase | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose