Baku Hantam di Sel, Satu Tahanan Terluka

Share:

BATAM, SuaraKepri.com – Pengadilan Negeri Batam pada hari Kamis (9/1) dihebokan kejadian baku hantam dua tahanan Kejaksaan Negeri Batam, Iwan dan Rizal. Baku hantam terdakwa narkoba itu terjadi di sel tahanan sementara Pengadilan Negeri Batam.

Sontak kejadian tersebut membuat kaget pengunjung dan para pegawai yang berada di PN Batam.

Dalam pantauan SuaraKepri.Com karena Iwan alias Andi kesal dan tidak terima dengan tuntutan yang disampikan JPU Poprizal SH dengan hukuman tuntutan 17 tahun, karena sebelumnya kedua tahanan tidak ada bermasalah.

Saat itu diketahui Iwan alias Andi, terdakwa tahanan narkoba yang baru selesai menjalani sidang dengan agenda tuntutan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Poprizal SH dalam persidangan menuntut Iwan dengan hukuman 17 tahun penjara.

Setelah selesai sidang, Iwan pun bersama istrinya yang sama-sama tersangkut perkara narkoba dibawa ke sel tahanan milik PN Batam.

Dari keterangan Wati, keluarga dari tahanan lainnya, Rizal yang saat itu berada di sel, menanyakan perihal tuntutan yang diberikan kepada Iwan. “Mungkin karena Iwan tersinggung, Iwan langsung memukul Rizal. Rizal yang saat itu tidak terima lalu membalas,” ujarnya.

Beruntung, perkelahian yang dilakukan keduanya dapat dilerai oleh tahanan lainnya yang saat itu berada di satu sel.

Agar kejadian itu tidak terulang kembali, polisi dan penjaga yang ada disana langsung ikut memisahkan mereka. Rizal yang saat itu terluka, diberikan perobatan di PN Batam karena pelipis matanya mengeluarkan darah. (Indralis)

Baku Hantam di Sel, Satu Tahanan Terluka | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya