Belum Dibayar, Sub Kontraktor Ancam Cabut Lampu Penerangan Pelabuhan Dompak

Share:

Tanjungpinang – Subkon PT Mitra Muda Berdikari (MMB) mempertanyakan biaya yang tak kunjung cair oleh pihak pemenang tender dengan besaran sekitar Rp 700.000.000,- tentang Proyek pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebanyak 30 unit di Pelabuhan Internasional Dompak Tanjungpinang tahun Anggaran 2015, Senin, 16 Oktober 2017.

Dalam tahapan pekerjaan lanjutan pelabuhan internasional tahun 2015 dikerjakan oleh PT. Karya Tunggal Mulya Abadi sumber dana APBNP 2015 dan untuk pengadaan Mobiler serta lainnya dikerjakan oleh PT. Ramandan Karya Pratama sebagai pemenang tender. 

Kedua perusahaan ini telah ngesub pekerjaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Solarcell kepada pihak PT. MMB, setelah pekerjaan selesai, pembayaran tidak pernah kunjung tiba. Sehingga pihak PT. MMB merasa dirugikan, dengan total keseluruhan sekitar Rp 700 juta. 

Marketing Pemasaran PT. MMB, Agus Sudrajad, mengatakan jika kedua pihak perusahaan dan KSOP Tanjungpinang tidak membayarkan dalam waktu dekat akan kami cabut.

“Dan apabila masalah ini tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat kami akan tempuh melalui jalur hukum,” tegasnya.

Lanjutnya, seharusnya kasus ini tidak perlu berlarut-larut, jika pihak peusahaan dan KSOP Tanjungpinang memiliki etika baik, pasti selesai. 

Ditempat terpisah, Kuncus Ketum LSM ICTI-Ngo Kepri menyampaikan, ada kecurigaan terhadap proses pekerjaan pembangunan pelabuhan Internasional di dompak yang di laksanakan oleh kedua perusahaan tersebut, kenapa sampai hari ini hak orang belum terbayarkan ada apa? terang kuncus.

“Kami dari pemerhati anti korupsi Kepri meminta kepada pihak rekanan dan KSOP Tanjungpinang agar segera menyelesaikannya,” harapnya. 

Kepala KSOP Tanjungpinang Rajuman Sibarani saat ditemui belum bisa memberikan keterangan. Ajudannya bernama Fatur mengatakan beliau lagi sibuk.

Belum Dibayar, Sub Kontraktor Ancam Cabut Lampu Penerangan Pelabuhan Dompak | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya