Bikin Rusuh Singapura, 53 Warga India Akan di Deportasi

Share:

Topik Terkait

Advertisement
Pemprov Kepri

SINGAPURA, SuaraKepri.com – Pemerintah Singapura, Selasa (17/12) akan deportasi 53 warga berkebangsaan India yang ditahan dan dilarang untuk kembali lagi ke Singapura. Lebih dari 200 warga lainnya akan diberi peringatan serius akibat peristiwa kerusuhan beberapa waktu lalu, namun mereka masih boleh tinggal di Singapura.

Seperti yang diketahui, kerusuhan yang terjadi 8 Desember lalu adalah kerusuhan terbesar yang pernah terjadi dalam 40 tahun terakhir. PolisiBaca » Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas. menyatakan dari 53 orang itu, 1 orang adalah warga negara Bangladesh.

“52 dari 53 orang yang akan dideportasi itu adalah warga negara India dan seorang lagi adalah warga Bangladesh,” kata Komisaris Polisi Ng Joo Hee.

Polisi juga membebaskan tujuh warga atas segala tuduhan. Sebanyak 28 pekerja asing sebelumnya telah didakwa dengan tuduhan pelaku kerusuhan. Ke-28 warga India itu terancam hukuman penjara tujuh tahun seperti yang dilansir surat kabar The Times of India, Selasa (17/12).

Sekitar 400 orang di kawasan Little India mengamuk setelah seorang pekerja berkebangsaan India tewasBaca » Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas. dalam kecelakaanBaca » Pick Up Terjun Bebas Ke Parit, Supir Kabur. bus. Akibatnya puluhan mobil termasuk mobil ambulan dan mobil polisi hancur oleh amukan massa.

Polisi kemudian melarang penjualan dan konsumsi minuman keras pada pekan itu juga serta menangkap sejumlah pekerja asing.

“Mereka para pekerja asing yang tidak melanggar hukum tidak perlu khawatir. Silakan terus bekerja seperti biasa,” ujar Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Teo Chee Hean kepada wartawanBaca » Ancam Bunuh Wartawan, Oknum Polisi Dicopot dari Jabatannya. dalam jumpa pers hari ini.

Bikin Rusuh Singapura, 53 Warga India Akan di Deportasi | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose