BPPOM Sita Produk Bermasalah Ranai

Share:

Ilustrasi razia | Istimewa

Ilustrasi razia | Istimewa

RANAI, SuaraKepri.com – Menjelang hari raya Idul Fitri, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BP-POM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), merazia toko makanan dan obat-obatan, Kamis (18/7).

Dalam razia tersebut petugas menemukan puluhan merek makanan berkadaluarsa dan obat tanpa ijin dari sejumlah toko di Kota Ranai, Kabupaten Natuna.

Petugas BP-POM didampingi pegawai Disperindag, Dinkes dan Satpol PP, menemukan obat berlogo kode lingkaran merah di toko DM. Obat tersebut seharusnya menggunakan resep dokter tetapi dijual bebas ditoko DM. Obat yang disita diantaranya Yusimok amoxilin dan lasmi. Petugas juga menyita belasan produk makanan dan minumaan yang sudah kadaluarsa.

Kadisperindag Kabupaten Natuna, Chaidir Char yang ikut dalam razia mengatakan, razia akan dilakukan di seluruh toko besar, minimarket dan grosir-grosir selama dua hari. Chaidir juga mengingatkan, kepada para pedagang untuk menjaga dan memperhatikan produk yang dijual sehingga tidak merugikan masyarakat.

“Para pedagang harus benar- benar berhati-hati dalam menjual produk agar tidak merugikan masyarakat. Kalau mau berdagang harus menjaga barang dagangannya dong,” tandasnya.

Dalam razia tersebut petugas langsung memusnahkan barang dagangan yang sudah disita di lokasi toko yang dirazia.

BPPOM Sita Produk Bermasalah Ranai | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya