Buku Saku Vulgar Beredar di Sejumlah Sekolah di Batam

Share:
Sofyan Sitorus, penjual buku saku. | Batamtoday

Sofyan Sitorus, penjual buku saku. | Batamtoday

BATAMBaca » Sekolah Dasar Juara Binaan RZ Akhirnya Diresmikan di Batam., SuaraKepri.com – Buku saku berisi sejumlah foto close up kemaluan wanitaBaca » Seorang Wanita Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kost Jalan Bintan., ditengarai sudah beredar bebas di sekolah menengah di Batam. Salah satunya di sebuah SMK yang terletak di kawasan Sukajadi.

Buku berjudul “STOP AIDS” dengan 40 halaman itu berisi informasi tentang bahaya penggunaan narkobaBaca » Oknum Polisi Ditangkap Jadi Bandar Narkoba.. Namun, empat halaman di antaranya berisi foto close up berupa kemaluan wanita. Seseorang yang disebut bernama Sofyan Sitorus dari Lembaga Terpadu Pemasyarakatan Anti-Narkoba, dilaporkan telah memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah di Batam tentang bahaya narkoba.

“Buku tersebut dijual satu paket, yaitu satu buah CD dan satu buah sertifikat dengan harga Rp30 ribu,” ujar Andri Sofyan, Ketua Investigasi Ganas Kepri, kepada wartawanBaca » Ancam Bunuh Wartawan, Oknum Polisi Dicopot dari Jabatannya., Jumat (19/7/2013).

Andri menjelaskan, buku berisi foto kemaluan wanita itu ia selidiki setelah mendapatkan informasi dari salah satu murid SMK Real tentang adanya penyuluhan bahaya narkoba. Karena curiga ia pun mendatangi sekolah tersebut.

Setelah mendatangi sekolah dan menyelidiki, saat itu ia malah menemukan Sofyan Sitorus yang menjual buku berisi foto kemaluan tersebut sedang melakukan penyuluhan kepada siswa. Lantas ia pun langsung mengecek buku yang dijual Sofyan itu.

“Saya cek satu per satu halamannya, ada foto sangat vulgar. Tentunya itu tidak pantas beredar di kalangan siswa,” ujar Andri.

Andri dan pihak sekolah langsung mengintrogasi Sofyan. Namun Sofyan membantah jika buku-buku itu adalah miliknya, melainkan milik satu yayasan di Jakarta bernama Lembaga Terpadu Pemasyarakatan Anti Narkoba.

“Saya cuma ditugaskan untuk melakukan penyuluhan kepada siswa SMK yang ada di Batam dan menjual satu paket tersebut. Saya juga tidak tahu tentang buku tersebut,” kilah Sofyan.

Sofyan mengaku kalau ia sudah menggelar penyuluhan ke seberapa sekolah yang ada di Batam sekaligus menjual buku-buku tersebut kepada siswa. “Sudah banyak sekolah yang saya datangi dan menjual buku tersebut,” kata dia.

Agar buku-buku berisi foto vulgar itu tak menyebar lebih luas, Andri dan pihak sekolah melaporkan hal ini ke Polresta Barelang dengan membawa bukti berupa buku yang memampangkan foto kemaluan wanita tersebut.

Buku Saku Vulgar Beredar di Sejumlah Sekolah di Batam | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose