Bupati Ancam Masyarakat, Mess Pemda Anambas Dilempar Telor

Share:

Demo Mahasiswa Terkait Pembebasan Lahan

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Belasan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Terpelajar (GEMPAR) melakukan aksi demo ke Mess Pemda Kabupaten Anambas, Sungai Jang Tanjungpinang, pada hari Jumat siang (28/2). Demo ini mereka lakukan terkait ancaman yang disampaikan oleh Bupati Anambas, Tengku Muktaruddin kepada masyarakatnya yang tidak mau membebaskan lahan mereka di Desa Dusun. Para mahasiswa yang melakukan aksi tersebut, sempat melemparkan telor ke mess pemda Anambas tersebut.

Koordinator aksi Gempar, Aspan mengatakan kepada SuaraKepri.com bahwa tidak sewajarnya seorang pejabat Bupati melakukan ancaman kepada masyarakatnya. “Bila masyarakat di Desa Dusun tidak membebaskan lahan mereka, daerah mereka akan diisolir dan pembangunan disana akan dibatalkan. Hal inikan tidak pantas bagi seorang pemimpin daerah lakukan,” tegasnya.

Saat ini, terang Aspan, di Desa Dusun, Kecamatan Siantan, akan dibangun perkantoran milik Pemda Anambas. “Jadi mereka membutuhkan lahan, maka dibebaskan lahan masyarakat oleh mereka. Tetapi karena ada yang belum mau membebaskan lahan tersebut. Bupati mengancam akan membatalkan pembangunan PLTD dan jalan disana,” jelasnya.

Selain itu, kata Aspan, nilai ganti rugi terhadap lahan masyarakat di Desa Dusun sangat diluar kewajaran. “Harga untuk tanah yang ada bebatuan sebesar Rp 10 ribu m2, yang ada perkebunan sebesar Rp 15 ribu dan yang tidak ada bebatuannya sebesar Rp 19 ribu. Itukan harga yang tidak wajar, padahal nilai NJOP tanah disana bisa melebih dari harga tersebut,” ujarnya.

Dan saat ini telah ada 27 orang dengan 28 surat alashak yang telah membebaskan lahannya. Hanya atas nama Ishak yang memiliki tanah di Desa Dusun seluas 1,5 hektar yang belum membebaskan tanahnya karena keberatan.

“Ia sangat keberatan, karena perkebunan cengkeh miliknya dapat menghasilkan Rp 70 juta sekali panen. Setelah ia bebaskan, dengan apa dia akan menafkahi keluarganya. Bahkan dia merasa harga ganti ruginya sangat tidak wajar,” ungkapnya.

 

 

Bupati Ancam Masyarakat, Mess Pemda Anambas Dilempar Telor | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya