Buruh Batam Demo Tolak Pengesahan RUU Ormas

Share:
Buruh di Batam berdemo untuk menolak pengesaha RUU Ormas. (Foto: sas)

Buruh di Batam berdemo untuk menolak pengesaha RUU OrmasBaca » Ormas Dilarang Sweeping Selama Bulan Ramadhan.. (Foto: sas)

BATAM, SuaraKepri.com — Keputusan DPR RI mensahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Organisasi Massa (Ormas) membuat para buruh di Indonesia marah. Mereka menilai, UU ini akan membungkam kebebasan para buruh di Indonesia dalam berserikat.

Karena itulah, sekitar seratusan orang buruh yang tergabung dalam serikat pekerja, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam menyuarakan penolakan RUU Ormas itu di depan Gedung DPRD BatamBaca » Anggota Dewan Plesiran, Gedung DPRD Batam Sepi., Selasa, 2 Juli 2013. Aksi yang berakhir pada pukul 10.40 WIB itu berlangsung damai dan tertib.

Dalam orasinya, Yoni Mulyo Widodo, Ketua FPMI Batam mengatakan, RUU Ormas akan merampas kembali kebebasan buruh dalam berserikat. Dan akan menjadi politik sebagai panglima di negeri ini.  “RUU Ormas sengaja dibuat untuk kepentingan politik semata yang tidak berpihak kepada masyarakat dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, juga mengembangkan paham yang bertentangan dengan Pancasila,” kata Yoni Mulyo.

Dalam pantauan , dalam aksinya kali ini, para buruh tidak banyak membawa spanduk atau pun truk bak terbuka sebagai panggung orasi mereka seperti aksi-aksinya selama ini. Kali ini, aksi mereka lebih terkesan “sederhana”.

Para buruh kemudian diterima oleh Komisi I DPRD Kota Batam. Tampak AA. Sany, Muhammad Nur alias Cak Nur menemui para buruh dan menerima aspirasi yang disampaikan para buruh tersebut.

Sekretaris Komisi I, Askan Asrul Sanny, mengatakan, pihaknya  sepaham dengan buruh. Bahkan, RUU Ormas ini telah membatasi atau memotong demokrasi yang telah dibina di tengah jalan.

Buruh Batam Demo Tolak Pengesahan RUU Ormas | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose