China Bangun Kawasan Wisata di Batu Licin

0
902
Rencana kawasan wholesale dan pariwisata terpadu di daerah Batu Licin, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (CNN Indonesia/Gentur Putro Jati)

Tanjung Pinang, SuaraKepri.com – TH Group Limited, perusahaan asal China milik pengusaha Indonesia Sunny Sukardi berencana membangun kawasan wholesale dan pariwisata terpadu di daerah Batu Licin, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Di proyek bernama The Bintan Masterpiece itu, TH Group akan menghabiskan investasi US$30 miliar selama 15-20 tahun proyek tersebut dikerjakan.

“Target pertama kami adalah menyelesaikan pusat wholesale produk rumah tangga buatan China terbesar di Indonesia. Sambil mengerjakan resort untuk kawasan wisata,” ujar General Manager PT Sun Resort Wahyudi, di Tanjung Pinang, Jumat (26/2).

PT Sun Resort adalah anak usaha TH Group yang mengerjakan proyek tersebut dengan dana dari perusahaan induknya.

Wahyudi mengaku, keputusan pemerintah menjadikan Bintan, Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang bebas dari pungutan bea masuk akan membuat barang yang didatangkannya dari China jadi lebih murah. Sehingga bisa dipasarkan ke pelanggan di negara-negara lain dengan harga lebih terjangkau.

“Tujuannya adalah membangun pusat grosir internasional di Tanjung Pinang. Kalau pemerintah daerah memberikan dukungan, bisa dikomunikasikan ke pemerintah pusat untuk menjadi daerah duty free terbesar di Indonesia,” ujar Wahyudi.

Ia berharap pemerintah pusat bisa membantu upaya perusahaannya menyulap Tanjung Pinang sebagai kawasan industri dan pariwisata baru di Indonesia.

Sumber: CNN Indonesia

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here