Coco Peat Meningkatkan Produktivitas Lahan eks Tambang

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Tak banyak yang tahu, sabut kelapa (coco peat) memiliki peranan penting untuk meningkatkan produktivitas lahan kritis dan lahan pasca tambang.

Ujicoba penanaman jagung manis di atas lahan pasca tambang bauksit PT. Lobindo Nusa Persada di Sungai Tocha, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, menjadi bukti betapa hebatnya peran coco peat itu.

Kata Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah awalnya, pada saat pengolahan lahan dimulai, hampir semua orang yang melihatnya menyangsikan ujicoba penanaman jagung di atas lahan pasca tambang bauksit seluas 1 Hektare itu bisa berhasil.

“Memang, secara kasat mata, lahan pasca tambang bauksit yang sudah kehilangan top soil, tak mungkin bisa menjadi media tumbuh tanaman. Selain tanahnya yang berbatu dan keras, lahan ini juga sangat miskin hara dan air yang menjadi sumber kehidupan bagi tanaman,” ujar Lis yang ditemui usai panen perdana pada hari Kamis (2/1).

Namun, Lanjut Lis, atas kinerja coco peat yang memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air, jagung yang ditanam di atas lahan pasca tambang bauksit itu, tumbuh subur dan menjadi inspirasi baru bagi orang yang hobby bercocok tanam. “Ini akan menjadi motivasi bagi masyarakat lain agar dapat memanfaatkan lahan yang dianggap tandus bisa menghasilkan hasil panen yang sangat memuaskan seperti jagung ini,” jelasnya.

Hari ini, Kamis (2/1/2014), tepat 70 hari setelah jagung itu ditanam, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah meluangkan waktunya melihat langsung hasil ujicoba penanaman jagung di atas lahan pasca tambang bauksit itu, sekaligus melakukan panen perdana.

Coco Peat Meningkatkan Produktivitas Lahan eks Tambang | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya