Dadang : Penerimaan Guru Honorer Harus Melalui Prosedur

0
160

Tanjungpibang – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Dadang Ag secara tegas mengatakan bahwa penerimaan guru hoorer sekolah harus tetap melalui prosedur.

Dadang angkat bicara terkait pernyataan Almunizar mantan Kepala Sekolah SD Negeri 012 Bukit Bestari yang menerima guru honorer tanpa melalui prosedur yang benar.

Kebijakan Almunizar, melakukan penerimaan guru honorer yang hanya berdasarkan keahliannya saja tanpa melewati prosedur dan spesifikasi profil yang jelas, serta tidak adanya mengindahkan himbauan oleh Disdik.

“Sekolah yang ingin menerima guru honor itu sudah kita berikan rambu-rambunya. Sekolah boleh menerima guru honor tapi dengan aturan serta spesifikasi nya yang jelas,” kata Dadang di SMP Negeri 1 Kota Tanjungpinang, Rabu (25/10).

Namun sebelumnya pada saat diwawancarai mengenai penerimaan guru honor cabul yang tidak memiliki data profil yang diterima oleh Kepsek SD 012 Bukit Bestari, Almunizar yang kini pindah tugas di Disdik Kota Tanjungpinang mengatakan bahwa tidak adanya peraturan dari Didik mengenai syarat penerima guru honor.

“Oh tidak ada dari Dinas, ini dari kebijakan Sekolah dan hampir semuanya begitu,” ungkap Almunizar, 19 Oktober 2017 lalu.

Lanjut Dadang, ia menegaskan bahwa prihal ini pihak Disdik telah memberi peraturan yang jelas.

“Tidak ada Sekolah yang berdiri sendiri, dan selanjutnya kami akan mengecek kepada yang bersangkutan,” pungkasnya

Dadang juga berjanji akan memberikan konfirmasi lebih lanjut kepada media suarakepri.com apabila telah mengecek sistem prosedur penerimaan guru honor cabul, yang dilakukan oleh Almunizar selaku mantan Kepsek SD 012 Bukit Bestari.

Penulis : Erial
Editor : Mori

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here