Demo di Pemko dan BP Batam, Warga Bekali Kayu Dan Parang

Share:

BATAM, SuaraKepri.com – Aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat Tanjung Uma dan simpatisan lainnya, memunculkan ketegangan bagi masyarakat lainnya di kota Batam. Selain menghadirkan ribuan massa di Pemko dan Badan Pengawasan (BP) Batam pada hari Rabu siang (23/10), massa juga membekali diri dengan kayu broti, parang dan senjata tajam lainnya.

Aparat keamanan gabungan dari Polda Kepri, Polres kota Batam, Satpol PP dan TNI pun diturunkan untuk mengamankan aksi demo tersebut. Bahkan massa sempat melakukan aksi pelemparan ke kantor BP BatamBaca » Mendagri: BP Batam Tetap Dibubarkan, Tinggal Menunggu PP, Batam Jadi KEK., sehingga membuat ketakutan bagi pegawainya.

Ketegangan dan ketakutan tampak dari wajah Iche Sinaga, saat melewati sekitar daerah aksi demo tersebut. “Ya bang, siapa yang tidak takut lihat aksi demo itu, mereka pada pegang kayu, broti sampai parang. Macam mau perang, bukan demo lagi namanya itu,” ujar pegawai telkomsel yang kantornya tidak jauh dari lokasi.

Beruntung aksi yang sempat brutal tersebut, dapat diredam oleh para koordinator demo masyarakat Tanjung Uma. Dan pihak keamanan siaga setiap aksi demo mulai terjadi aksi anarkis.

 

Demo di Pemko dan BP Batam, Warga Bekali Kayu Dan Parang | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose