Demokrat Coba Hancurkan Golkar Lewat Kasus Atut

0
604

gubernur.banten.ratu.atut.chosiyahJAKARTA, SuaraKepri.com – Partai Golkar menuding adanya sebuah konspirasi dalam kasus suap sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai berlambang pohon beringin itu menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Partai Demokrat sengaja mencoba menghancurkan Partai Golkar melalui kasus yang kini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Hal itu dapat dilihat dari pernyatan SBY yang mengatakan bahwa saat ini dinasti politik mulai tumbuh di beberapa daerah, termasuk Provinsi Banten.

“Agak aneh kalau Presiden SBY menggiring kasus ini. Terlihat sekali ada kepentingan politik Partai Demokrat yang merugikan Golkar melalui kasus ini,” kata Ketua DPP Partai Golkar Indra J Piliang dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (12/10/2013).

Indra menuding, Presiden SBY ingin merebut dominasi Partai Golkar di Banten melalui kasus ini. Pasalnya, seperti diketahui, Banten saat ini dikuasai oleh dinasti Ratu Atut Chosiyah, Ketua Bidang Perempuan DPP Partai Golkar.

Menurut Indra, SBY seharusnya sadar diri, karena dia juga menerapkan politik dinasti, dimana putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menjabat sebagai Sekjen partai. Sementara SBY menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.

“Dengan sinyalemen presiden itu, seolah memberikan dampak karena Banten basisnya Golkar, kemudian presiden ikut bicara. Ini kenapa,” cetus Indra.
(ded)

[okz]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here