Demokrat Coba Hancurkan Golkar Lewat Kasus Atut

Share:

gubernur.banten.ratu.atut.chosiyahJAKARTA, SuaraKepri.com PartaiBaca » Sudah Sembilan Partai Yang Mendaftar ke KPU Tanjungpinang. GolkarBaca » Setelah Ranai, Ansar Bersafari Ramadhan ke Sedanau. menuding adanya sebuah konspirasi dalam kasus suap sengketa PilkadaBaca » Pers di Politik, Indenpenden Tapi Tidak Munafik. Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai berlambang pohon beringin itu menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBYBaca » Esok AHY, Anak SBY Hadir di Tanjungpinang.) melalui Partai DemokratBaca » Perihal Rencananya Politik, AHY Temui Wartawan. sengaja mencoba menghancurkan Partai Golkar melalui kasus yang kini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKBaca » Penjelasan Resmi KPK Terkait Pemeriksaan Wapres Boediono.) ini.

Hal itu dapat dilihat dari pernyatan SBY yang mengatakan bahwa saat ini dinasti politikBaca » LAM Riau Siap Menggugat, Kepri Melawan Dengan Puisi. mulai tumbuh di beberapa daerah, termasuk Provinsi Banten.

“Agak aneh kalau PresidenBaca » FPI Hina Presiden, Polri Bentuk Tim Khusus. SBY menggiring kasus ini. Terlihat sekali ada kepentingan politik Partai Demokrat yang merugikan Golkar melalui kasus ini,” kata Ketua DPP Partai Golkar Indra J Piliang dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (12/10/2013).

Indra menuding, Presiden SBY ingin merebut dominasi Partai Golkar di Banten melalui kasus ini. Pasalnya, seperti diketahui, Banten saat ini dikuasai oleh dinasti Ratu Atut Chosiyah, Ketua Bidang Perempuan DPP Partai Golkar.

Menurut Indra, SBY seharusnya sadar diri, karena dia juga menerapkan politik dinastiBaca » Fenomena Politik Dinasti di Indonesia., dimana putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menjabat sebagai Sekjen partai. Sementara SBY menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.

“Dengan sinyalemen presiden itu, seolah memberikan dampak karena Banten basisnya Golkar, kemudian presiden ikut bicara. Ini kenapa,” cetus Indra.
(ded)

Demokrat Coba Hancurkan Golkar Lewat Kasus Atut | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose