Di Natuna, Beras Lokal Lebih Mahal Dari Beras Luar

0
84

NATUNA – Harga beras lokal di Natuna, lebih mahal jika dibanding harga beras dari daerah lain. Sehingga kurang diminati oleh masyarakat Natuna.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna Sri Hariningsi, diruang kerjanya, Komplek Masjid Agung Ranai, Selasa (14/11).

Masih kata Sri, beras lokal hasil petani Desa Batu Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi tersebut, selain harganya terbilang mahal beras tersebut kurang wangi dan tidak bisa mengembang jika ditanak (masak, red).

“Selama ini beras lokal asal Kecamatan Bunguran Batubi ini, kurang diminati masyarakat Natuna lantaran harganya yang terbilang cukup mahal,”kata Sri.

Dijelaskan Sri, harga beras lokal dari petani sudah Rp. 13.000,-/Kg dan belum termasuk dari ongkos transportasi.

“Harga dari petani saja sudah Rp. 13.000,-/Kg, itu belum termasuk ongkos transportasi untuk mengangkut beras dari Kecamatan Bunguran Batubi ke Ranai. Sehingga kami terpaksa jual dengan harga Rp. 13.500,-/Kg,”jelasnya.

“Harga segitu pasti tidak ada untung sama sekali, kami hanya membantu untuk memasarkan saja,”ucapnya.

Lanjut Sri mengatakan bagi masyarakat Natuna yang ingin membeli beras lokal asal Kecamatan Bunguran Batubi silakan datang langsung ke Dinas Kerahanan Pangan.

“Saat ini kami coba pasarkan di dinas Ketahanan Pangan dulu, dan belum kami pasarkan di toko-toko, karena hasil berasnya masih banyak yang patah-patah,”ungkasnya.

Sementara itu, Kasubbag Perencanaan Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Natuna, Elli Yanti menjelaskan beras jenis ciherang dari Batubi tersebut meski belum begitu diminati masyarakat. Namun memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi dan lebih aman untuk dikonsumsi.

“Beras tersebut tidak mengandung bahan pemutih, pewangi dan pengawet, seperti beras-beras yang beredar dipasaran. Sehingga aman untuk dikonsumsi sebab kandungan pupuknya rendah, dalam satu hektar, para petani hanya menghabiskan 50-100 kilogram pupuk kimia,” kata Elli Yanti.

Dalam 2 tahun ini, dikatakan Elli dinas Ketahanan Pangan Natuna berhasil memasarkan beras lokal asal Kecamatan Bunguran Batubi sekitar 5 ton, baik dari jenis beras merah maupun beras putih.

Selain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sri Hariningsih dan Kasubbag Perencanaan Ketahanan Pangan Elli Yanti, juga hadir Kabid Kesediaan Kerawanan Pangan dan Distribusi Pangan Agus Budiyono, serta Kabid Konsumsi Keanekaragamaan dan Keamanan, Ovet Vairuz. (Imam)

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here