Dinkes Natuna dan Among Mitro Gelar Baksos

0
964

RANAI, SuaraKepri.com – Dinas Kesehatan (Dinsos) Kabupaten Natuna bekerjasama dengan Paguyuban Warga Jawa Among Mitro Natuna menggelar bakhti sosial dengan sunatan massal di Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Minggu (14/6).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 51 siswa SD dari 5 desa yang ada di Kecamatan Bunguran Barat dan Bunguran Tengah. Kegiatan dipusatkan di Puskesmas Desa Batubi Jaya.

Ketua Umum Among Mitro Natuna, Hj Ngesti Yuni Suprapti menyebutkan, kegiatan sunatan masal bagian dari program kerja Among Mitro yang dilaksanakan setiap tahun disaat anak sekolah usai melaksanakan ujian akhir sekolah.

Adapun sasaran kegiatan sunatan masal adalah anak kurang mampu di usia sekolah. Pihaknya juga tidak membatasi jumlah peserta yang akan mengikuti sunatan masal.

“Kegiatan ini ditaja atas dukungan dan kerjasama semua pihak, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna yang sudah memfasilitasi tenaga medis dan tempat acara. Termasuk juga dukungan dari Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Natuna bapak Ilyas Sabli yang sudah membantu kain sarung dan uang saku buat anak-anak yang di sunat,” kata Ngesti.

Dijelaskannya, sebelum dilaksanakan sunatan masal, pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan ke desa-desa melalui masyarakat setempat. “Ada lima desa, Desa Batubi Jaya, Desa Gunung Putri, Desa Sedarat Baru, Desa Semedang dan Desa Sedanau Timur (Sebauk). Alhamdulillah, antusias anak-anak yang ikut sangat tinggi sekali,” paparnya.

Kepala Dinkes Natuna, dr Syamsurizal mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya melibatkan enam tenaga dokter spesialis dan dokter syaraf. Dimana baksos tersebut tidak hanya fokus pada sunatan masal, tetapi pihaknya memberikan layanan pemeriksaan kejiwaan secara gratis bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, anak-anak yang ikut sunatan massal cukup banyak, dan untuk masyarakat yang memeriksakan kejiwaannya juga ada dan langsung ditangani oleh dokter syaraf,” katanya.

Syamsurizal yang juga menjabat sebagai ketua harian Among Mitro ini juga berharap kedepan akan lebih banyak lagi masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan sunatan masal. “Kami (Dinas Kesehatan) akan selalu siap jika ada pihak yang ingin bekerjasama menyelenggarakan kegiatan sosial seperti ini,” sebutnya.(HK)

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here