Disnaker turun, Bos Restoran Tomo Mengaku Khilaf

0
5474

Tanjungpinang, suarakepri.com – Terkait tentang potongan gaji karyawan apa bila telat 1 menit akan dipotong gaji sebesar Rp100.000,- dengan total upah karyawan training hanya Rp500.000,- hingga tak mendapatkan gaji di Restoran Tomo.

Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro (Disnaker) Kota Tanjungpinang mendatangi Restoran tersebut untuk melakukan pembinaan, Senin Pagi, 18 Desember 2017.

“Hasilnya Bos Restoran Tomo mengakui kesalahannya dan memintamaaf atas hilaf nya serta berjanji akan membayar uang gaji yang dipotong bulan lalu,” kata Hasudungan pegawai Disnaker Kota Tanjungpinang di ruangan kerjanya.

Rupanya, dari pengakuan Rionaldi Junianto Oiej kepada tim Disnaker Kota Tanjungpinang yang datang ke restoran Tomo mengungkapkan dari 20 lebih karyawan nya, hanya ada 4 orang saja yang sudah memiliki kartu BPJS kesehatan.

“Bos Restoran Tomo juga berjanji karyawanya yang belum mengikuti BPJS kesehatan akan dibuatkan semuanya nanti dan akan merubah sistem gaji seta akan memberikan Upah Minimun Karyawan (UMK) kepada seluruh karyawannya,” ungkap Findhoni Kasubag Disnaker Kota Tanjungpinang setelah mendatangi restoran Tomo di ruangan kerjanya.

Adapun hasil pembinaan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang setelah bertemu kepada Rionaldi Junianto Oiej selaku Bos restoran Tomo adalah sebagai berikut:

1. Bahwa pemilik restoran Tomo Rionaldi Junianto Oiej, mengakui kesalahannya atas pemotongannya pada karyawannya.

2. Perusahaan tersebut akan melakukan perbaikan dalam sistem pemotongan gaji dan ketentuan gaji perbulan.

3. Perusahaan harus wajib menjadi anggota BPJS ketenaga kerjaan BPJS kesehatan.

4. dan pemotongan gaji yang dilakukan segera dikembalikan kepada karyawannya.

Disnaker Kota Tanjungpinang beri waktu satu minggu untuk melakukan perbaikan semua ketentuan ketenaga kerjaan kepada Bos Restoran Tomo.

Saat awak media ini mendatangi Bos restoran Tomo terkait pembinaan yang diberikan Disnaker Kota Tanjungpinang kepada restorannya, Rionaldi tidak ingin dikonfirmasi.

“Nanti saja,” kata Rionaldi terkesan geram kepada beberapa awak media yang menemuinya di restoran Tomo pukul 15.13 Wib.

Penulis : Erial

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here