Disperdagin Sosialisasikan Tertib Tata Niaga Usaha

0
13 views

Tanjungpinang – Dinas Perdagangan dan Pendusrian (Disperindag) Kota Tanjungpinang mengadakan acara Sosialisasi dan Silahturahmi tertib tata niaga usaha toko modern dan distributor se-Kota Tanjungpunang tahun 2017 di Gedung Aula, Bulang Linggi, Senib(02/10).

Acara ini diperuntukkan untuk seluruh pelaku usaha di Kota Tanjungpinang dengan total jumlah 106 undangan.

Lis Darmansyah selaku Wali Kota Tanjungpinang memaparkan tata cara usaha yang baik dan benar.

Mengatakan acara ini diadakan untuk menjalin silahturahmi dan memberikan pengetahuan tentang peraturan-peraturan yang berlaku kepada para usaha yang hadir dalam acara tersebut.

“Saya minta pada pelaku usaha jangan takut untuk di undang silaturahmi agar intinya bisa paham dari pareturan2 yang berlaku,” kata Lis.

Lis juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah bersedia hadir.

“saya kasih jempol pada para pengusaha yang datang. Tujuan kita bukan untuk merepotkan, tapi untuk membantu masalah-masalah pengusaha bapak dan ibuk sekalian,” tambahnya.

Disisi lain Lis juga kecewa karena dari 106 undangan kepada pengusaha di Tanjungpinang tidak sampai setengah yang mau hadir diacara silahturahmi dan sosialis ini.

“pelaku usaha juga harus sadar ini untuk para pengusaha atau peraturan tentang cara usaha , kami tidak mau di bilang tidak ada pembinaan kepada pengusaha. Jadi hal ini kami sampaikan penting dan apa bila di udang harus hadir, jangan suruh bawahannya yang datang agar bapak dan ibuk paham, ini murni pembinaan agar bersinergi dan tidak melangggar hukum aturan serta tanpa ada kerugian dari para pengusaha,” jelas Lis.

Kadis Disprindag Kepri, Burhannudin menjelaskan juga bahwa acara ini dilakukan untuk pengertian dan pengawasan bersama.

“Kami hanya melakukan pengawasan kita bersama, bukan untuk menakuti bapak/ibu sekalian, dan saya jelaskan juga perkembangan usaha di kepri berkembang dengan baik walau di beberapa daerah sedikit ada gendala,” Burhan.

Perwakilan Kapolres Kota Tanjungpinang juga menjelaskan tugas polisi hanya apa bila ada nengaduan dari masyarakat atau konsumen baru Tim penyidik dari kepolisian akan segera turun.

“menanggapai apa yang sudah di utarakan, kami dari polisian kalau bapak atau ibu pelaku usaha tidak salah, nggak perlu takut kalu sudah tertip peraturan yang ada. Karena apa bila ada laporan tentang kerugian terhadap konsumen dari pelaku usaha baru kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Penulis : Erial Saputra

[sk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here