Diupah Sebesar Rp 10 juta, Dua Kurir Nekat Bawa Narkoba Dari Berakit Menuju Jakarta

Share:

TANJUNGPINANG – Ternyata kedua pelaku yang ditangkap di Hotel Comfort Tanjungpinang dengan puluhan kilo shabu dan ratusan pil ektasi, mengaku hanya kurir dengan upah Rp 10 juta.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian menjelaskan kronologis terkait dua orang yang ditangkap jajaran Polres Bintan di Hotel Comfort pada hari Jumat lalu.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di Desa berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

“Ada satu unit mobil Avanza warna Biru yang diduga membawa Narkotika dengan tujuan Pelabuhan Sri Bintan Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan dengan tujuan Tanjung Priuk (Jakarta),” ujar Sam di konfrensi pers di Mapolsek Gunung Kijang, Bintan, pada hari Senin (20/3).

“Berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Bintan melakukan penyelidikan dan didapati informasi narkotika yang berada di Mobil Avanza warna biru tersebut sudah dipindahkan ke Mobil Toyota Yaris warna Putih,” jelasnya.

Lanjutnya, berbekal informasi tersebut dilakukan penyelidikan diseputaran Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan hingga ke kota Tanjungpinang.

Dan pada hari Rabu tanggal 15 Maret 2017 sekira pukul 20.00 Wib ditemukan Mobil Toyota Yaris warna Putih diparkiran belakang Hotel Halim yang terletak di KM. 6 Tanjungpinang.

Anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengawasi mobil tersebut, pada hari Kamis tanggal 16 Maret 2017 sekira pukul 09.00 Wib pelaku yang menggunakan mobil tersebut pindah ke Hotel Comfort yang berada di KM 10 Tanjungpinang dan mobil tersebut diparkirkan tidak jauh dari kamar hotel.

Kemudian, anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengamati mobil tersebut dan pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2017 sekira pukul 17.00 wib pada saat mobil Yaris tersebut hendak keluar dari Parkiran Hotel.

Anggota Satresnarkoba mendekati dan melakukan penyergapan serta memerintahkan pengemudi mobil untuk keluar.

Satu orang teman pengemudi yang berada di Lobby Hotel dibawa ke mobil dan memerintahkan untuk membuka Bagasi Mobil yang disaksikan oleh Karyawan Hotel Comfort Tanjungpinang.

“Pada saat dibuka, ditemukan 2 (dua) Koper warna Hitam. Dan pada saat kedua koper tersebut dibuka, 1 (satu) koper berisi 11 (sebelas) paket besar yang diduga sabu-sabu, 1 (satu) koper lagi berisi 10 (sepuluh) paket besar yang diduga sabu dan 1 (satu) kantong plastik yang diduga Pil Ekstasi warna Orange dan Biru,” paparnya.

Selanjutnya, pelaku dan Barang Bukti dibawa ke Polres Bintan dan dilakukan introgasi pelaku berinisial S dan AY alias Y, yang berasal dari Sampang Madura.

Pelaku juga mengakui barang yang diduga Narkotika tersebut milik saudara K yang sekarang masih DPO yang berada di Sampit (Kalimantan Tengah), pelaku mengakui hanya sebagai orang yang disuruh membawa dan mendapatkan upah Rp 10 juta perorang.

“Pelaku juga mengakui bahwa sebelumnya sudah 2 (dua) kali membawa Narkotika ke Tanjung Priuk melalui pelabuhan Sri Bintan Kijang Kabupaten Bintan,” imbuhnya.

Adapun barang bukti berupa ektasi satu paket berjumlah 495 butir warna jingga/orange, satu paket ektasi berjumlah 510 butir warna biru, 11 bungkus paket besar diduga shabu-shabu.

Satu unit mobil merk toyota yaris warna putih, Dua buah koper warna hitam, empat unit Handphone.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya.

Diupah Sebesar Rp 10 juta, Dua Kurir Nekat Bawa Narkoba Dari Berakit Menuju Jakarta | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya