Ekspor Bauksit Berakhir, Pabrik Smelter Akan Dibangun

Share:

Topik Terkait

Advertisement
Pemprov Kepri

BINTAN, SuaraKepri.com – Pemerintah Kabupaten Bintan berencana akan membangun pabrik smelter alumina yang akan dibangun di Bintan. Apalagi terhitung 11 Januari 2014 pada pukul 00.00 wib, pertambangan bauksit di Bintan akan berakhir.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara, yang salah satu konsekuensinya pengusaha tambang bauksit di Bintan dilarang melakukan ekspor bauksit mentah per 12 Januari.

Bupati Bintan, H. Ansar Ahmad, SE, MM mengatakan jika pabrik smelter alumina dibangun di Bintan maka kawasan-kawasan yang masih ada depositnya dengan tata cara lebih baik digunakan untuk bahan baku pabrik pengolahan alumina itu.

“Dengan dibangunnya pabrik smelter alumina akan menjadi solusi, kita akan bekerja sama dengan PT. BAY” ujarnya.

Ide akan dibangunnya smelter ini, lanjut Ansar adanya keinginan salah seorang pengusaha asal Cina sedang menyiapkan pembangunan pabrik pengolahan bauksit tahap awal, yang disebut dengan smelter.

“Rencananya lokasi pembangunannya di Galang Batang, kecamatan Gunung Kijang,” ujarnya.

Kapasitas produksi pabrik smelter tersebut berkisar 2 juta ton per tahun. Saat ini Pemkab Bintan sedang melakukan pembebasan lahan hingga analisis Dampak Lingkungan (Amdal), hingga MoU atau proses perjanjian.

Berdasarkan informasi dengan adanya pabrik smelter alumina ini, akan menyerap tenaga kerja hingga 20.000 orang pekerja.

Ekspor Bauksit Berakhir, Pabrik Smelter Akan Dibangun | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya