Gubernur Lakukan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan

0
557
Gubernur Kepri H. Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri H. Soerya Respationo memberi contoh kepada masyarakat dalam rangka menumbuhkan kesadaran wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan PPn-nya. | humas

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Dalam rangka menumbuhkan kesađaran wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan PPh-nya dan menghindarkan Wajib Pajak dari sanksi denda, Kanwil DJP Riaudan Kepulauan Riau mengadakan Pekan Panutan penyampaian SPT Tahunan PPh oleh Gubernur Kepri Drs. H. Muhammad Sani, Wakil Gubernur H. Soerya Respationo serta para FKPD, Pimpinan instansi dan para tokoh masyarakat yang ada di Kepulauan Riau.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat sehingga wajib pajak juga segera melaporkan SPT Tahunan PPh-nya. Kegiatan ini dipusatkan di Aula kantor Gubernur Kepri lama, Jl. Basuki Rahmat Tanjungpinangn Selasa (11/3/2014).

Hal ini mengingat pajak merupakan sumber utama penerimaan negara untuk pembangunan bangsa. Dan hampir 80 persen penerimaan negara dalam APBN bersumber dari pajak. Tahun 2014 target penerimaan negara dari sektor pajak yang harus dikumpulkan oleh Dirjen Pajak adalah Rp1,110 triliun. Dari target tersebut, Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau diberikan tugas untuk mengumpulkan pajak sebesar Rp18,1 triliun.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Muhammad Sani dalam sambutannya mengatakan bahwa masalah pajak harus menjadi perhatian bersama. Hal ini berkaitan erat dengan pembangunan-pembangunan yang akan dilakukan, karena pembangunan tidak bisa terlepas dari pajak.

“Dengan adanya pajak lah pembangunan bisa dilkukan. Dan pembangunan itu tidak akan pernah ada akhirnya, karena setiap saat selalu ada perubahan-perubahan,” katanya.

Sani kembali menegaskan agar masyarakat sadar akan pâjak, karena dengan adanya dana pajak, maka masalah kemiskinan, kesehatan, pendiđikan dan berbagai masalah sosial lainnya bisa teratasi. “Artinya, dengan membayar pajak kita berarti sudah menolong banyak orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau Pontas Pane mengatakan, masalah pajak ini bukan hanya tanggunggjawab petugas pajak, namun tanggunggjawab setiap indiviđu.

“Jika kita semua sudah merasa bertanggungjawab, maka sudah tentu memiliki kesadaran untk melaporkannya setiap tahun. Dengan demikian maka, target-target yang akan di capai melalui sektor pajak bisa kita raih,” ungkapnya.

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here