Hamid Rizal Hadiri Mubes III Panguyuban Among Mitro Natuna

Share:

NATUNA – Seiring waktu dan kemajuan yang dicapai, komposisi tatanan sosial Kabupaten Natuna menjadi semakin beragam.

Keragaman itu, baik berdasarkan suku, adat, agama dan kepercayaan yang memberikan warna baru dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Hal ini harus menjadi modal bagi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan daerah, bukan menumbuhkan ego kedaerahan dan mempertajam nilai perbedaan yang pada gilirannya akan menimbulkan sebuah kondisi yang tidak seimbang.

Oleh karenanya kebersamaan, silaturrahmi dan toleransi harus selalu dipupuk agar tercipta iklim pembangunan yang kondusif.

Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M.Si ketika membuka Musyawarah Daerah ke-III Paguyuban Among Mitro Kabupaten Natuna, tahun 2017 di Rumah Makan Gerai Natuna, Ranai, Rabu (29/11).

Acara ini juga dihadiri oleh ketua umum Paguyuban Warga Jawa, Anggota DPRD, FKPD, pimpinan OPD dan Ketua LAM Kabupaten Natuna.

“Kita apresiasi kepada Paguyuban Among Mitro Kabupaten Natuna, yang telah berupaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan sosial Kabupaten Natuna,” ujar Hamid.

Dengan memberikan dukungan antara satu sama lain baik dalam fungsi sebagai aparatur pemerintah daerah, tenaga pengajar, pelaku jasa pelayanan dan badan usaha serta berbagai peran dan fungsi lain yang dijalani.

Hamid juga berharap khususnya kepada Among Mitro Kabupaten Natuna dan berbagai organisasi kedaerahan yang ada di Kabupaten Natuna.

“Untuk kedepan lebih menggiatkan lagi berbagai upaya pengenalan dan pelestarian seni kedaerahan yang bersifat atraksi budaya,” jelasnya.

Hal ini dimaksudkan bagi mendukung program pemerintah daerah yang sedang memacu pertumbuhan sektor pariwisata.

Dengan berbagai atraksi kebudayaan daerah tersebut, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di daerah.

Dan pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, Ketua Paguyuban Among Mitro Kabupaten Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti,MA menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengganti kepengurusan lama serta menetapkan berbagai program kerja kedepan.

“Yang diharapkan mampu meningkatkan partisipasi anggota dalam mempererat persaudaraan, sekaligus langkah nyata menunjukkan identitas diri dan eksistensi dalam bentuk komitmen mendukung pembangunan daerah,” ungkap Ngesti.

Kegiatan tersebut dimeriahkan penampilan atraksi kesenian, diantaranya tarian jawa, kuda lumping, reog, gendang jawa dan angklung.

Penulis : Imam

Hamid Rizal Hadiri Mubes III Panguyuban Among Mitro Natuna | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya