Ibu Terbunuh Dan Ayah Jadi Tersangka, Putri Tunggal Merana

Share:

BATAM, Suarakepri.com – Kabar meninggalnya Julianty, tokoh masyarakat Anambas beberapa waktu lalu, membuat Viola Chinthya Lie (17) putri tunggalnya yang sedang menimba ilmu di Batam sangat terpukul. Belum hilang rasa perih itu, kini dia juga harus menerima kenyataan bahwa orang tua lelakinya, dijadikan tersangka oleh KepolisianBaca » Pihak Kepolisian Melakukan Pengejaran Pelaku Pengancaman Hingga Pencabulan. atas duguan pembunuhanBaca » Sadis, Istri Dibunuh Hingga Nyaris Putus Lehernya. ibunya tersebut.

Kepada wartawanBaca » Nasehat Singkat Penguji UKW Penuh Makna. Vi sapaan akrab gadis ini, menceritakan kenangan manis keluarga harmonis mereka saat konfrensi Pers pada Rabu malam (26/3 di kantor pengacara Aman Simamora, Komplek Jodoh Squer Blok B. Sepengetahuannya, kedua orang tuanya sangat rukun, sangat jarang bertengkar, Bahkan mereka sering jalan bertiga dan sering bercanda.

“Saya dekat sama keduanya orangtua saya. Terakhir pulang, sebelum ibu meninggal, kami masih tidur bertiga,” kenang Vi yang kini masih duduk di bangku kelas 3 SMA tersebut.
Dia menceritakan, ketika mendengar papanya sebagai tersangka membuat syok bukan main. Dia tidak tahu harus bagaimana. Belum hilang rasa pedih ditinggal mamanya, kini dia harus menelan pahit lantaran papanya jadi tersangka.

“Saya sangat sedih, sama sekali tak yakin karena kondisi papa sekarat. Saya sudah kehilangan mama, papa saya sebagai tersangka lagi,” kata Vi sambil menangis.

Yang membuatnya semakin terpukul karena pernyataan polisiBaca » Malam Ini, 2 Pamen Polisi Yang Ditangkap di Malaysia Akan Dipulangkan. bahwa penetapan tersangka papanya berdasarkan keterangan dia saat di BAP yang dilakukan di Batam. Padahal di BAP polisi hanya menanyakan seputar hubungan kedua orang tuanya. “Kalau hubungan antara papa dan mamanya baik- baik saja,” terangnya.

Sehingga dia tidak habis pikir papanya dijadikan tersangka pembunuh ibunya dengan alasan adanya hubungan cinta segitiga . “Kalau memang ada sesuatu pasti saya bisa tahu gosip-gosip, karena Tarempa itu kecil, jadi apapun kejadiannya pasti ketahuan ,” sebutnya.

Akibat kejadian itu, Vi mendapati nilai studynya jadi menurun karena dirundung rasa kesedihan yang mendalam .

“Padahal saya sudah mau ujian nasional. Guru saya bilang kalau nilai saya merosot. Sekarang lagi banyak ujian karena bulan April sudah UN,” ungkap gadis belia yang bercita-cita melanjutkan kuliah di Singapura tersebut. (Indralis)

Ibu Terbunuh Dan Ayah Jadi Tersangka, Putri Tunggal Merana | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose