Indonesia di Hari Keadilan Sosial Sedunia

0
2268
Azhar 18 penderita lumpuh layu dijaga ibunya di rumah saudara mereka di Jalan Sudirman Geuceue Banda Aceh 27 Januari 2014 Anak keluarga miskin asal Geulumpang Minyeuek Kecamatan Mutiara Timur Pidie ini telah menderita penyakit tersebut sejak berumur tiga bulan . |Serambi Indonesia

Nusantara, SuaraKepri.com – “Kesenjangan antara yang paling miskin dan yang paling kaya di seluruh dunia meluas dan berkembang. Kita harus berbuat lebih banyak untuk memberdayakan individu melalui pekerjaan yang layak, mendukung masyarakat melalui perlindungan sosial, dan memastikan suara masyarakat miskin dan terpinggirkan didengar”. Itulah kutipan pesan Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk peringatan Hari Keadilan Sosial Sedunia yang jatuh pada 20 Februari 2014.

Berdasarkan direales dari Kompas.com, pengentasan kemiskinan, promosi kesempatan kerja penuh dan pekerjaan yang layak, kesetaraan gender dan hak akses ke kesejahteraan sosial serta keadilan bagi semua adalah poin penting pada peringatan tersebut.

Di Indonesia, di negeri dengan korupsi yang tumbuh subur, pemerintah mengkalim bahwa angka kemiskinan telah turun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kemiskinan pada Maret 2013 mencapai 28,07 juta orang (11,37 persen). Angka itu berkurang dibandingkan penduduk miskin pada September 2012 yang sebesar 28,59 juta orang (11,66 persen).

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here