Inilah Pernyataan Ibu Korban Oknum Polantas Arogan Saat Razia

0
94

LINGGA – Saat kericuan terjadi di Mapolsek Daek, Ibu dari Juanda, korban kecelakaan akibat arogansi oknum Polantas saat Razia akhirnya ikut bersuara.

Ia ikut mendatangi Polsek Daek untuk mengklarifikasi insiden yang terjadi terhadap anaknya dan ia juga sudah memaafkan dan tidak akan menuntut apa-apa apalagi.

Sekarang ia hanya tinggal sendiri karena suaminya yang sudah tiada, ia juga berterima kasih kepada warga Daek yang sudah mau bersimpatik terhadap anaknya.

Ia juga meminta kepada warga yang melakukan unjukrasa untuk pulang dan memaafkan atas kejadian ini, biarlah dia yang menanggung semuanya, Jum’at malam (13/10).

Sedangkan warga yang sudah terbakar amarah tidak terima, karena hal seperti ini kapan saja bisa menimpa ke anak-anak mereka dan saudara-saudara mereka.

Di tempat yang berbeda kondisi korban saat ini masih dilakukan perawatan intensif.

Juanda salah satu korban tragedi naas tersebut, kondisinya sekarang mengkhawatirkan sebab kaki sebelah kanannya, mungkin patah dan mengalami beberapa luka lecet.

Guru dari pelajar yang anak muridnya menjadi korban naas tersebut mengatakan, hingga kini Juanda belum diketahui pasti kondisinya.

“Karena menurut dokter yang menangani korban , pihak rumah sakit saat ini tidak memiliki alat ronsen, jadi jika ingin mengetahui gimana kondisi kaki Juanda, pasien harus di bawak ke Dabo. Karna cuma di RS Dabo yang memiliki alat ronsen tersebut,” kata Fauzan, salah satu guru korban.

Sedangkan untuk kondisi Ayuni, Fauzan mengatakan, kondisinya tidak separah Juanda.

“Ayuni hanya mengalami keseleo engsel lengan yang sudah diurut, beberapa luka lecet dan sedik syok, serta jika memungkinkan kondisinya, Ayuni bisa pulang ke rumah,” jelasnya

Sementara itu untuk mencari jalan keluarnya, keluarga Juanda bersama saudara-saudara meminta agar Juanda dirawat di RSUD Encek Meriam dulu hingga besok pagi.

Penulis :RIAN
Editor :Mori

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here