Intruksi Kapolda Kepri Isapan Jempol, Pulau Koyang Terus Digoyang

Share:

BINTAN, SuaraKepri.com – Adanya intruksi Kapolda Kepri, Brigjen Pol Endjang Sudradjat terhadap Kapolres Bintan untuk menindaklanjuti adanya aktivitas pertambangan bauksit illegal, ternyata menjadi isapan jempol. Padahal Kapolres Bintan, AKBP Kristiaji telah memberi jaminan tidak akan ada lagi aktivitas tambang di Pulau Koyang dan akan terus melakukan pemantauan. Tetapi hal ini tidak urung dapat menghentikan aktivitas tambang bauksit pulau yang terletak tidak jauh dari Sei Enam, Kijang, Bintan timur.

Karena para pengusaha tambang yang melakukkan aktivitas pada malam hari dan sering melakukan kucing-kucingan. Bahkan ketika Satpol PP dan petugas Dinas Pertambangan dan Energi Bintan turun ke lokasi, sering tidak digubris oleh pengusaha tambang dan tetap melakukan aktivitasnya.

Bahkan dari keterangan warga setempat, Yanto mengatakan kepada SuaraKepri.com bahwa warga juga sering melakukan komplain hingga menghalangi alat-alat berat yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut. “Setiap komplain dan teguran yang kami lakukan selalu sia-sia. Sepantasnya aparat harus bertindak tegas,” ujarnya pada hari Sabtu (14/12).

Yanto dan warga lainnya merasa resah atas aktivitas tambang di Pulau Koyang tersebut. “Kapal-kapal dan tongkang pertambangan itu sehari-harinya mengganggu aktivitas kami mencari ikan. Bila tidak dihentikan, kami akan hilang penghasilan,” sambung Yanto yang bekerja sebagai nelayan itu.

Dengan tidak digubrisnya intruksi Kapolda Kepri dan jaminan dari Kapolres Bintan, berbagai kalangan banyak menilai bahwa illegal minning di Pulau Koyang dibeking oleh orang kuat dan berpengaruh. Bahkan sempat dikabarkan sebelumnya bahwa pulau Koyang dibeking petinggi Mabes Polri.

Intruksi Kapolda Kepri Isapan Jempol, Pulau Koyang Terus Digoyang | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya