Kebijakan Sadis, Karyawan Restoran Tomo Hingga Tak Mendapat Gaji

Share:

Tanjungpinang, suarakepri.com – Salah satu karyawan Restoran Tomo mengungkapkan kepada awak media ini tentang sistem yang diterapkan oleh restoran yang berada di Rimba Jaya itu, membuatnya bekerja tanpa digaji, Senin (12/12).

“Sudahlah gaji hanya Rp 500.000,- perbulan, terus telat pertama dapat Surat Peringatan (SP), apa bila telat berikutnya walau satu menit dipotong gaji Rp 100 ribu. Telat berikutnya juga maka ditambah Rp 100 ribu, menjadi potongan gaji Dua ratus ribu dan begitu tambah potongan gaji seterusnya jika telat,” kata karyawan Restoran Tomo yang tak ingin disebutkan namanya.

Jadi, karena banyak kendala dijalan untuk sampai tepat waktu di restoran Tomo, maka banyak karyawan yang dipotong gajinya dan ada yang terhitung menjadi berutang.

“Sebenarnya terhitung berutang dengan restoran Tomo, tapi Bosnya bilang tak permasalahkan tentang jadi hutang. Namun¬† gaji saya tak dapat bulan ini karena saya telat beberapa menit,” ungkap karyawan tersebut.

Dari kebijakan Rumah Makan Tomo tersebut, telah melanggar Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan(Pasal 88 ayat 1 No. 13/2003).

Kebijakan pemerintah mengenai pengupahan yang melindungi pekerja/buruh.

Penulis : Erial

Kebijakan Sadis, Karyawan Restoran Tomo Hingga Tak Mendapat Gaji | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya