Kecewa Akan Dana Perawatan, Oknum Mahasiswa Sebut Asrama Mereka ‘Kandang Masyarakat Natuna’

0
582

Tanjungpinang, suarakepri.com – Roby, salah satu oknum Mahasiswa Natuna ungkapkan kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dengan cara memposting foto ke group Berita Natuna, media sosial (medsos) Facebook, kalimat “Kandang Masyarakat Natuna” dipapan reklame Arama Pemkab Natuna yang berada di Jalan Raja Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Selasa (2/01).

Kekecewaan Robi ini bukan tidak mendasar, mengingat anggaran untuk biaya pemeliharaan Asrama Pemkab Natuna sebesar Rp60.000.000,- (Enam puluh juta rupiah), namun tidak ada bentuk nyata perawatan Asrama dari dana tersebut.

“Seharusnya dari dana pemeliharaan Rp 60 juta tersebut mampu untuk memperbaiki pelapon-pelapon yang jebol, dan memfasiltasi barang yang penting untuk setiap kamar, agar siapapun masyarakat yang ingin menginap dapat istirahat dengan tenang,” ungkap Robi.

Dari postingan Robi tersebut, sontak aggota yang terhimpun dalam group berita Natuna memberikan respon komentar pro dan kontra.

Seperi komentar pengguna media sosial Facebook Erwansyah Saputra beranggapan postingan tersebut bentuk kecewakan Mahasiswa yang berada di Tanjungpinang terhadap Pemkab Natuna.

“Biasa lah kalau lah mahasiswa berbicara kasar seperti itu pasti ada sebab, mungkin saja suara mahasiswa selama ini tak pernah di dengar, apa lagi di Propinsi kita sendiri. Masak asrama kosong melompong, sedang di daerah lain dipermanenkan, itu Mes Pemda untung di alihkan ke mahasiawa, kalau tidak jadi sarang Hantu, kite sendiri HMKN Tanjungpinang di anak tirikan,” ungkap Erwan dalam komentarnya.

Wandewi Agustina, juga memberikan komentar maksud dan tujuan postingan Robi dengan respon yang positif.

“Maaf ya saya hanya ingin meluruskan saja yah.. maksud beliau kandang itu  adalah sebuah tempat yang sangat-sangat tidak layak utk  orang-orang Natuna.. orang-orang Natuna kan org berkelas mwnurut pandangan org2 d luar sana.. bkan mksud beliau utk mnghina msarakat Natuna… Saling memaaf kan saja,  itu lebih intlek dan bijaksana.. namanya aja dunia maya,” tulisan komentar Wandewi.

Mess atau asrama Pemkab Natuna memiliki anggaran pemeliharaan setiap tahunnya, namun hampir semua pelapon kamar WC jebol dan tidak adanya fasilitas pendukung untuk membersihkan Mess, sehingga ada dugaan Korupsi dana pemeliharaan oleh oknum pemerintah Pemkab Natuna yang bersangkutan.

Hingga postingan ini dinaikkan, tidak ada respon dan tanggapan dari Pemkab Natuna terkait hal ini.

Penulis : Erial
Editor. : Mori

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here