Kepala Bulog : Masyarakat Lebih Suka Kosumsi Beras Pera

Share:

Tanjungpinang – Kepala BulogBaca » Swalaya Pinang Lestari Diputus Kontrak Kerjasamanya Oleh Bulog. Tanjungpinang Jaka Santoso, mengatakan masyarakat Kepulauan Riau khususnya Kota Tanjungpinang lebih menyukai berasBaca » Mabes TNI AD Dukung Lingga Merdeka Dari Ketergantungan Beras Impor. pera ketimbang beras pulen untuk dikonsumsi.

“Masyarakat kita di KepriBaca » KPK Terima 766 Aduan dari Kepri. ini lebih menyukai beras pera untuk dikonsumsi, bereda untuk di Jawa masyarakat nya lebih menyukai beras pulen ketimbang beras pera,” kata Jaka di ruangan kerjanya, Jum,at (10/11)

Lanjut Jaka, mengungkapkan hal ini juga menjadi salah satu faktor keterlambatan datangnya beras pesanan Bulog yang sampai saat ini belum juga sampai-sampai di Kepri.

“Masing-masing daerah itu punya cita rasa kesukaan sendiri, jadi di Jawa itu banyak membudidayakan beras pulen ketimbang beras pera, kalo kita datangkan beras pulen saya takut masyarakat kita tidak terlalu suka,” ungkap Jaka.

Namun Jaka, juga menyebutkan untuk stok beras Bulog di Tanjungpinang dan sekitarnya masih banyak, walau beras pesanan masih belum terealisasi kan.

“Stok beras yang ada pada saat ini kurang lebih 2.800 ton di gudang Bulog. Persediaan ini lebih dari cukup untuk 6 bulan kedepannya sambil menunggu beras pesanan kita datang, dan saya rasa tidak ada masalah untuk implasi beras di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya,” pungkasnya.

Beras pulen mengandung sekitar 20 persen kadar amilopektin sehingga beras menjadi lengket saat menjadi nasi.

Sedangkan beras pera memiliki kandungan lebih dari 25 persen kadar amilosa sehingga nasi akan lebih keras ketika dimasak.

Penulis : Erial

Kepala Bulog : Masyarakat Lebih Suka Kosumsi Beras Pera | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose