Kepala Kemenag Tanjungpinang Himbau Masyarakat Tidak Merayakan Hari Valentine Day

0
105

Tanjungpinang, SuaraKepri – Hari kasih sayang atau Valentine’s Day, yang diperingati setiap tanggal 14 Februari setiap tahunnya, adalah Budaya yang menyimpang dari nilai serta norma Bangsa Indonesia dan juga dari aturan agama Islam khususnya. 

Oleh karena itu, haram hukumnya jika dirayakan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang Erman Zaruddin mengimbau, kepada seluruh Masyarakat Indonesia khususnya di kota Tanjungpinang, untuk tidak memperingatinya.

“Saya menghimbau masyarakat baik yang tua atau pun generasi muda untuk tidak merayakan valentine day,” ungkap Erman Zaruddin kepada awak media ini melalui sosial media WatsApp (WA), Rabu (14/02).

Erman menjelaskan, bahwa merayakan hari Valentine day adalah ajang untuk melakukan maksiat serta menghilangkan nilai-nilai norma agama Islam kepada pemuda/i sebagai generasi penerus.

“Karena perayaan itu banyak bertentangan dengan ajaran agama terutama agama Islam. Banyak yang memanfaatkannya untuk perbuatan maksiat. Mulai minum-minuman keras yang berakibat mabuk-mabukan, pesta sex bebas dan hal buruk lainnya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Erman juga, mengungkapkan ada 3 perayaan yang disalahkan gunakan oleh pemuda/i Indonesia dan Masyarakat pada umumnya. Sehingga tidak menyadari bahwa dampaknya sangat merugi dan menjerumuskan ke perbuatan dosa besar bagi umat Islam.

“Ada 3 waktu yang selalu disalah gunakan antara lain tahun baru masehi, valentine day, dan lulus ujian sekolah. Hal ini bisa diketahui setelah 6 bulan Berikutnya akan banyak yang nikah hamil duluan,” kata Erman.

Erman juga berharap, agar masyarakat Kota Tanjungpinang untuk tidak terjebak oleh budaya luar yang serta Merta hanya bertujuan untuk merusak nilai-nilai Bangsa dan akidah agama.

“Saya harapkan kita tidak terjebak pada budaya permisive atau serba boleh yang berakibat melanggar batas batas yang dibolehkan agama. Perkuat keimanan dab ketaqwaan biar selamat dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Lebih jauh, sejarah hari Valentine day adalah nama seseorang di zaman Romawai yang mati pada 14 Februari, yaitu “Valentine”.

Acara memperingati Valentine day umumnya hidup dan berkembang di negara-negara Eropa dan Amerika.

Penulis : Erial

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here