Kilas Balik Work Shop Perspektif Jurnalis Terhadap Dunia Pendidikan Edisi Pertama

Share:

Sumbangsih Pemikiran Insan Pers Terhadap Dunia Pendidikan

Kasi Sapras, Irwan Panggabean bersama Ramon Damora dan Gunawan Satari.

Tanjungpinang, suarakepri.com – Di tempat yang sama, lebih kurang setahun yang lalu, sejarah pertama kali perhelatan Work Shop Perspektif Jurnalis Terhadap Dunia Pendidikan pada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau.

Hotel Aston Tanjungpinang, itulah tempat yang menjadi sejarah dimana awak media, jurnalis atau wartawan berkumpul.

Dali, Kabid di Dinas Pendidikan Kepri menerima kesimpulan dari salah satu kelompok peserta.

Mereka bersatu padu menyumbang pemikiran hingga giat-giat untuk memajukan dunia pendidikan Provinsi Kepri, hingga keluarlah sebuah ide dalam membentuk forum.

Kilas balik Workshop Perspektif Jurnalis Peduli Dunia Pendidikan, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri jilid pertama, menimbulkan kesan hingga para pewarta merindukan kegiatan yang sama.

Ide kegiatan ini berawal dari pejabat di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Irwan Panggabean yang kini menjabat Bidang Kelembagaan SMA, Kasi Sarana Prasarana (Sapras).

Penampilan Irwan Panggabean saat akan menampilkan Vira Band.

Ia melihat, peran Pers bisa begitu strategis dalam memajukan dunia pendidikan, dimana peran, selain menyampaikan informasi dan kontrol sosial.

Pers juga memiliki peran dalam memberikan edukasi (Pendidikan) kepada masyarakat atau khalayak ramai dengan membaca hasil karya jurnalistiknya.

Untuk itu, ia pun berinisiatif menggelar hajatan ini agar terlaksana dan mencapai harapan demi pembangunan di bidang pendidikan.

Berfoto bersama seusai acara.

Para awak media pun di undang melalui media masing-masing, baik cetak, online, radio hingga audio visual.

Pada hari pertama, para awak media pun mulai berkumpul dan antusias untuk melakukan registrasi.

Ratusan awak media yang menjadi peserta pun ikut serta kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 25 hingga 27 Nopember 2016 lalu.

Setiap media pun mengirim dua orang utusannya, dengan jumlah 150 media dan 300 orang para jurnalis atau wartawan. Mereka pun diinapkan di Hotel Aston tersebut, agar bisa lebih effektif mengikuti kegiatan tahap demi tahap.

Para peserta pun dibagi beberapa kelompok, agar memiliki kompetensi mereka dalam memberikan pemikiran untuk mengatasi permasalahan dalam dunia pendidikan.

Tidak hanya itu, para peserta pun mendapatkan bekal dari para nara sumber, seperti Ketua PWI Provinsi Kepri, Ramon Damora.

Dari Ramon Damora inilah keluar ide dan masukan agar terbentuknya Forum Komunikasi Jurnalis Peduli Dunia Pendidikan Provinsi Kepri.

Suasana rapat salah satu kelompok peserta.

Dimana forum ini dapat lebih berperan lagi dalam memajukan dunia pendidikan di Kepri.

Vira Band, Grup Band asli Provinsi Kepri turut tampil untuk memberikan hiburan kepada peserta.

Terbukti dengan tampilnya Grup Band yang juga diawaki oleh anak kandung, Mantan Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan dapat mencairkan suasana hingga ketegangan para peserta.

Dari kilas balik inilah, Irwan Panggabean yang kembali bertindak sebagai Ketua Penyelenggara, mengemas Work Shop Perspektif Jurnalis Terhadap Dunia Pendidikan Provinsi Kepri lebih menarik.

Tak tanggung-tanggung, dengan usaha gigihnya, ia berhasil menghadirkan Ketua Dewan Pers Pusat, Yosep Adi Prasetio yang memiliki kegiatan super padat.

Tamu undangan saat pembukaan.

Selain itu, hadir juga sebagai nara sumber yang tak kalah penting lagi, seperti Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Pusat Djodi Yudono dan Sektretaris Dewan Penasehat PWI Kepri yang juga Pimpinan Redaksi Tribun Batam, Ricard Nainggolan.

“Satu hari hadir dalam work shop kita ini, Pak Yosep (Ketua Dewan Pers) akan kembali ke Jakarta menghadap Wapres RI, Jusuf Kalla pada tanggal 5 Desember. Alhamdulillah dan patut kita apresiasi beliau menyempatkan diri untuk hadir,” ujar Irwan.

Dari hadirnya tokoh-tokoh penting di dunia pers ini, Irwan berharapkan mendapatkan teman-teman yang menjadi peserta mendapatkan informasi, edukasi, berdialog hingga menyampaikan keluh kesah mereka.

Selain itu, edisi kedua, work shop ini pun tidak hanya berpatok pada indoor saja.

Tetapi panitia juga mengemas sebuah kegiatan outdoor bagi para peserta.

Di kegiatan outdoor ini, akan dilakukan sebuah permainan (tidak jauh dari permainan gatering famili) atau outbond yang telah dipersiapkan oleh panitia.

“Dengan permainan ini, semoga terbentuk jalinan silaturahmi dan kekompakan sesama insan pers,” tutup Irwan

Penulis : Mori Cagau

Kilas Balik Work Shop Perspektif Jurnalis Terhadap Dunia Pendidikan Edisi Pertama | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya