KM Sabuk Nusantara 39, Solusi ‘Connectivity’ Kepri

Share:

BINTAN, SuaraKepri.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Muhammad SaniBaca » Sani Pesimistis Ismeth Maju. didampingi Sekretaris Daerah Robert IwanBaca » Selangkah Lagi, Robert Iwan Sekda Kepri Defenitif. Loreaux, Bupati Bintan AnsarBaca » Bupati Bintan Resmikan Kantor Camat Bintim. Ahmad, jajaran SKPD, FKPD dan tokoh masyarakat meninjau KM. Sabuk Nusantara yang diberikan oleh Kementerian PerhubunganBaca » Tak Lama Lagi Roro Akan Beroperasi Kembali di Lingga. RI, Selasa (21/1/2014) di PelabuhanBaca » Hindari Musibah Trasportasi Laut, Natuna Terus Bangun Pelabuhan. Sri Bayintan, Kijang, Kabupaten BintanBaca » Bintan Masuk Nominasi 10 Besar Daerah Kinerja Terbaik Tingkat Nasional.. KM Sabuk Nusantara ini menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan penghubung (connectivity) di KepriBaca » KPK Terima 766 Aduan dari Kepri..

Kapal sepanjang 62 meter dengan kapasitas 400 tempat tidur ini sudah lama ditunggu kedatangannya oleh masyarakat Kepri, terutama yang tinggal di NatunaBaca » Aroma Penolakan 6000 Kapal Nelayan Asal Jawa Mulai Bergaung di Natuna., AnambasBaca » Isu Kecelakaan Kapal Trigas Hebohkan Warga. dan Tambelan. Adapun keberadaan kapal tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Provinsi KepriBaca » Gubernur Himbau Operator Kapal Jangan Angkut Penumpang Lebihi Kapasitas. dalam rangka meningkatkan konektivitas.

Untuk memastikan kapal ini nantinya bisa beroperasi dengan baik, pada kesempatan ini Gubernur beserta ombongan menninjau setiap ruang hingga ke ruang kapten dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh tokoh masyarakat setempat.

Dlam kesempatan konferensi pers dengan para wartawan di sebuah ruang rapat yang tersedia di kapal tersebut Gubernur mengatakan bahwa Kapal Sabuk Nusantara 39 adalah kapal bantuan pemerintah pusat yang ke-2.

“Dengan adanya kapal ini kita patut berterimakasih kepada pemerintah pusat. Sekarang ada dua kapal serupa untuk mlayani Anambas, Natuna hingga ke Tambelan. Selain itu juga ada kapal trigas, dan kapal swasta. Dengan demikian tentu kenektifity di Kepri smakin lanccar,” kata Sani.

Selama ini jarak tempuh untuk mengelilingi ketiga daerah Natuna, Anambas dan Tambelan bisa mencapai 20 hari sekalai , namun sekarang sudah bisa maksimal 7 hari sekali.

“Inilah tujuan akhir kita, yakni untuk melancarkan barang, orang dan uang. Dengan demikian bisa menjadi tolok ukur dalam mningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri tentunya. Dan target kita, hingga tahun 2015 atau masa akhir jabatan saya bersama pak Soerya Respationo adalah untuk memaksimalkan konektivity di Kepri,” jelas Sani lagi.

Sani juga berpesan agar masyarakat menjaga baik-baik kapal bantuan Pemerintah pusat tersebut. Karena itulah salah cara terbaik bersyukur.

“Dengan adanya kapal ini, saya ugạ meminta kepada Bupati Bintan agar merencanakan waktu yg tepat untuk kita sama-sama melakukan pelayaran perdana ke Tambelan. Saya mau kawan-wartawan juga ikut bersama-sama menguji kelaikan kapal ini. Dan tentu waktunya harus disesuaikan dengan cuaca yang baik,” pungkas Gubernur.

Selesai meninjau Kapal Sabuk Nusantara, Gubernur dan rombongan juga berkesempatan meninjau pembangunan Masjid Raya Nurul Iman, Kijang. (Humas)

KM Sabuk Nusantara 39, Solusi ‘Connectivity’ Kepri | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose