KPU Bahas Zona Peraga Kampanye

0
417 views

logopemilu2014Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Kepulauan Riau bersama pemerintah daerah setempat bahas zona pemasangan alat peraga kampanye partai politik dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah untuk Pemilu 2014.

“Kami masih mencari tempat-tempat yang bisa dipasangi alat peraga kampanye bersama pemerintah daerah, agar atribut kampanye partai politik dan calon DPD RI tersebut bisa tertib sesuai Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013,” kata Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria di Tanjungpinang, Rabu.

Robby mengatakan, KPU bersama Satpol PP, Kesbangpolinmas dan Kantor Perizinan Terpadu Tanjungpinang belum menetapkan titik-titik yang akan dijadikan tempat peasangan alat peraga kampanye itu seperti spanduk dan baliho.

“Kami masih rumuskan dimana tempat yang tepat, karena sebagian daerah ada yang padat dan tidak memungkinkan pemasangan spanduk atau baliho 12 partai politil dan 13 calon anggota DPD,” ujar Robby.

Mantan wartawan harian lokal Kepulauan Riau (Kepri) itu juga menegaskan penertiban spanduk atau baliho para calon anggota legislatif Tanjungpinang, calon legislatif DPRD Kepri dan DPD RI yang terpasang disembarang tempat saat ini sudah harus ditertibkan selambat-lambatnya pada 27 September 2013.

“Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2013 ditetapkan pada 27 Agustus 2013, sebulan setelah penetapan itu penertiban spanduk atau baliho yang tidak sesuai ketentuan harus dilakukan,” katanya.

Menurut Robby, spanduk atau baliho yang dipasang nantinya hanya spanduk partai politik tanpa memuat foto-foto para calon anggota legislatifnya. “Kalau pengurus partai politik bersangkutan tidak mencalonkan diri jadi anggota legilatif, silahkan dipasang foto atau gambarnya,” jelas Robby.

Saat ini, sebagian spanduk atau baliho calon anggota legislatif Tanjungpinang masih terpasang disejumlah titik yang belum diatur oleh KPU dan pemerintah daerah setempat. Disejumlah komplek perumahan juga terpasang sejumlah spanduk para calon anggota legislatif hingga membuat semraut.

“Untuk itulah pengaturan itu dilakukan, agar pemasangan spanduk tidak semraut dan mengganggu keindahan serta estetika kota,” kata Robby.

[an]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here