Larangan Parkir di Sepanjang Jembatan Barelang

Share:

BATAM, SuaraKepri.com – Menjelang malam pergantian tahun baru 2014, BP Batam meminta kepada masyarakat Kota Batam khususnya agar tidak memarkirkan kendaraan di sepanjang jembatan Barelang.

Jembatan Barelang yang menghubungkan 6 pulau, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru ini awalnya dibangun sebagai sarana penghubung antar pulau. Namun kini jembatan Barelang telah menjadi salah satu ikon wisata Kota Batam.

“Kekuatan dan daya tampung jembatan tersebut terbatas, masyarakat menganggap jembatan itu mampu menampung beban berat. Dikhawatirkan apabila sudah melebihi daya tampung, jembatan tersebut akan runtuh ,” kata Djoko, Senin (30/12).

BP Batam sendiri telah menambahkan lahan parkir yang cukup luas untuk antisipasi lonjakan para pengunjung yang ingin mengabadikan kunjungannya ke jembatan tersebut. Lokasi parkir yang disiapkan berada di jalan sebelum masuk jembatan 1 dan di ujung jembatan 1, sehingga sudah jelas larangan menghentikan kendaraan disepanjang jembatan.

“Upaya lain dari Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam adalah dengan memasang pembatas jalan di jembatan 1 agar pengunjung tidak bisa memarkir kendaraannya di sepanjang jembatan tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, BP Batam dengan tegas meminta kepada masyarakat Kota Batam, saat berkunjung ke jembatan Barelang agar tidak memarkir kendaraannya di sepanjang jembatan.

“Hal ini juga membantu pemerintah untuk menjaga dan merawat ikon wisata kebanggaan Pulau Batam,” tutupnya. (Indralis)

Larangan Parkir di Sepanjang Jembatan Barelang | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya