Lis Berbagi Tips Hindari KDRT

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Untuk menghindari kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRTBaca » Tekan KDRT, Pemko Beri Pemahaman Kepada Ibu-ibu PKK.), Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis DarmansyahBaca » Tanjungpinang Kembali Raih Penghargaan Adipura Sedang., SH memberikan tiga jurus jitunya. Dasar Lis memberikan jurus jitunya ini, berdasarkan sumber dari kepolisianBaca » Pihak Kepolisian Melakukan Pengejaran Pelaku Pengancaman Hingga Pencabulan. sejak tahun 2010 ada 24 kasus, lalu meningkat di tahun 2011 sebanyak 25 kasus, terus meningkat lagi selama dua tahun terakhir yaitu tahun 2012 dan 2013 masing-masing sebanyak 30 kasus.

Lis memberikan jurus jitunya ini di acara penyuluhan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga bagi ibu-ibu PKK Kecamatan dan Kelurahan pada hari Kamis (27/3), bertempat di aula SMKN 2.

Lis sendiri menilai, KDRT masa kini tidak selalu diidentikkan dengan kaum perempuan, walaupun sebagian besar kasus kekerasan dialami oleh perempuan.

“Ada beberapa kasus yang korbannya justru laki-laki sebagai kepala keluarga. Tuntutan jaman membuat kekerasan ada dimana-mana dan dapat menimpa siapa saja. Dan kebanyakan kasus KDRT disebabkan karena himpitan ekonomi,” katanya.

Selain itu, jelas Lis, KDRT juga tidak identik dengan orang yang memiliki tipikal pemarah dan suka memukul.

“KDRT dapat terjadi bila individu berada dalam kondisi labil pada saat tertentu dan tidak siap ketika dihadapkan pada tekanan sehingga emosinya menjadi tidak terkontrol. Untuk menghindari terjadinya kekerasan, maka harus ada keseimbangan antar pasangan,” paparnya.

Lanjutnya, bila suami sedang marah, ada baiknya sang istri diam dan mengalah saja, begitu juga sebaliknya.

Untuk itu ia tidak lupa berbagi tips untuk menghindari keributan dalam rumah tangga yang bisa memicu terjadinya kekerasan.

“Ada tiga tips, pertama jangan menceritakan masalah saat suami akan berangkat kerja, kedua jangan membebankan suami dengan masalah disaat jam makan, serta ketiga jangan menceritakan masalah saat akan beranjak tidur,” ungkapnya.

Kekerasan dalam rumah tangga bisa terpicu dari berbagai sebab, bukan hanya permasalahan ekonomi dan perselingkuhan saja, tapi segala bentuk rasa ketidaknyamanan dalam rumah tangga bisa menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, Lis berpesan kepada seluruh peserta penyuluhan agar selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman dalam keluarga.

“Jagalah keharmonisan dalam berumah tangga, ciptakan suasana nyaman dan bahagia,” tutupnya. (Akok)

Lis Berbagi Tips Hindari KDRT | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose