Mantan Kepala Bappeda, Syafrial Evi Diperiksa Penyidik Selama Tiga Jam

Share:
Syafrail Evi saat memenuhi panggilan pihak Polresta Tanjungpinang, Kamis sore (10/10) | Istimewa

Syafrail Evi saat memenuhi panggilan pihak Polresta Tanjungpinang, Kamis sore (10/10) | Istimewa

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com–  Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota  Tanjungpinang, Syafrial Evi, akhirnya datang akhirnya memenuhi panggilan penyidik untuk diminta keterangannya ke Mapolres Tanjungpinang, pada Kamis sore(10/10) sekitar pukul 16.00 Wib. Kehadirannya ke kantor penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang, diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan sekolah di Tanjungpinang dengan tersangka Dedi Candra, yang kini sudah ditahan.

Evi sapaan akrabnya, adalah mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tanjungpinang, sekaligus anggota tim sembilan pembebasan lahan. Ia dicecar 28 pertanyaan oleh penyidik dan berakhir pada pukul 19.00 Wib.

Saat dikonfirmasi seusai keluar dari ruang penyidik, Evi mengatakan ia ditanya terkait keterlibatannya dalam anggota tim sembilan pembebasan lahan yang terkait kasus dugaan korupsi Dedy Chandra . “Mereka (Penyidik) menanyakan seputar tugas dan tanggung jawab saya sebagai kepala Bappeda Kota Tanjungpinang saat itu yang juga tergabung dalam tim sembilan,” ujarnya.

Evi sendiri merupakan sekian orang beberapa pejabat Pemko Tanjungpinang yang turut dipanggil dan diminta keterangannya terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan.

Pada hari yang sama, turut diperiksa sebagai saksi adalah Syafrizal Camat Tanjungpinang Timur, yang saat itu menjabat sebagai Kabid Operasional Satpol PP Kota Tanjungpinang. Dan Syafrizal merupakan anggota tim lima pembebasan lahan saat itu.

Mantan Kepala Bappeda, Syafrial Evi Diperiksa Penyidik Selama Tiga Jam | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya