Memperlambat Penyakit Alzheimer Dengan Vitamin E

Share:

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa vitamin E dapat membantu memperlambat kemajuan penyakit penurunan daya ingat (Alzheimer).

PasienBaca » Pasien Dirawat di Ruang Inap Naik Tingkat Akan Dikena Biaya Tambahan. Alzheimer diberi “farmakologis” dosis vitamin E mengalami penurunan daya ingat lebih lambat daripada mereka yang memakai plasebo, kata Dr Maurice Dysken, penulis utama dari sebuah studi baru yang diterbitkan 31 Desember di Journal of American Medical Association.

“Kami menemukan vitamin E secara signifikan dapat memperlambat laju perkembangan Alzheimer dibandingkan dengan plasebo,” kata Dysken, Geriatric PendidikanBaca » PSB 2015, 30 Persen Kuota Bina Lingkungan dan SKTM. Penelitian dan Pusat Klinis Sistem KesehatanBaca » Empat Bidan Kesal Tidak Digaji Dua Bulan Oleh Puskesmas Melayu Kota Piring. Minneapolis VA.

Para ahli menekankan bahwa vitamin E tampaknya tidak dapat mencegah Alzheimer dan sama sekali tidak menyembuhkan tetapi dapat memperlambat.

Studi tersebut melibatkan 600 pasien di Pusat Kesehatan VA. Para peneliti membagi kelompok menjadi empat, dengan masing-masing menerima terapi yang berbeda.

Seperempat menerima dosis harian sebanyak 2.000 unit internasional (IU) alpha tocopherol, suatu bentuk vitamin E. Itu dosis yang relatif besar, dengan perbandingan, multivitamin harian hanya berisi sekitar 100 IU vitamin E, kata Dysken.

Pasien lainnya diberi obatBaca » Dinas Kesehatan Akui Aman, Dewan Minta Pengawasan Ketersediaan Obat. Alzheimer memantine, kombinasi vitamin E dan memantine, atau plasebo.

Orang-orang yang meminum vitamin E saja mengalami penurunan 19 persen per tahunnya lebih lama dibandingkan dengan plasebo selama rata-rata studi 2,3 tahun masa tindak lanjut, kata para peneliti. Maka kelompok vitamin E menikmati penundaan lebih dari enam bulan dalam perkembangan Alzheimer, kata para peneliti.

Para peneliti juga menemukan bahwa orang-orang dalam kelompok vitamin E yang dibutuhkan sekitar dua jam lebih sedikit perawatan setiap hari.

Baik memantine maupun kombinasi vitamin E ditambah memantine menunjukkan manfaat secara klinis dalam penelitian ini. Terapi dengan vitamin E juga tampaknya aman, tidak ada peningkatan risiko penyakit atau kematian. Tingkat kematian tahunan adalah 7,3 persen untuk orang-orang dalam kelompok vitamin E dan 9,4 persen bagi mereka pada plasebo.

Harus diingat bahwa vitamin E dosis besar tersebut memiliki efek lain, kata Heather Snyder, direktur operasi medis dan ilmiah untuk Asosiasi Alzheimer.

“Kami tahu mungkin ada interaksi dengan obat lain yang mungkin terjadi, termasuk pengencer darah atau obat kolesterol,” kata Snyder. Itu berarti bahwa orang-orang yang mengkonsumsi vitamin E untuk mengobati Alzheimer harus di bawah pengawasan dokter mereka,” ujar Dysken dan Snyder.

Snyder mengatakan, “tentu cukup positif untuk menjamin penelitian lebih lanjut,” tapi dia ingin melihat studi direplikasi dengan satu set pasien. Para pasien dalam penelitian ini adalah hampir semua laki-laki, jadi tidak sepenuhnya mewakili masyarakat umum.

Synder maupun Dysken berpendapat bahwa, “Penelitian juga perlu dilakukan untuk mencari tahu mengapa vitamin E membantu pasien Alzheimer.”

Pada titik ini, tidak ada yang yakin bagaimana hal itu membantu penurunan mental yang lambat. Vitamin E yang digunakan dalam penelitian ini adalah antioksidan yang larut dalam lemak, tetapi “kita tidak memiliki teori meyakinkan mengapa properti yang harus positif pada pasien dengan penyakit Alzheimer,” kata Dysken.

Namun, penelitian tersebu tidak akan berpotensi menguntungkan sebagai studi yang berfokus pada mencegah penyakit sama sekali, Dr Denis Evans, dari Rush University Medical Center di Chicago, menulis dalam sebuah editorial yang menyertai penelitian.

“Ini adalah uji coba yang sangat baik , dan itu menunjukkan keterbatasan menemukan cara untuk mengobati penyakit ini. Ini argumen yang masuk akal untuk menekanka pencegahan. Jika Anda melihat semua penelitian terhadap penyakit Alzheimer, yang ini adalah contoh dari salah satu yang terbaik.” Ujar Evans.

Memperlambat Penyakit Alzheimer Dengan Vitamin E | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose