Meski Berpenghuni, Banyak Pulau-pulau di Natuna Yang Rawan Dengan Gangguan

Share:

Topik Terkait

Advertisement
Pemprov Kepri

NATUNA – Kabupaten Natuna memiliki 154 pulau dan 27 pulau yang berpenghuni. Sampai saat ini, pulau-pulau tersebut rawan dari gangguan.

Hal di atas, dikatakan Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Natuna, Suherman, diruang kerjanya, Jumat (10/11).

“Sampai saat ini 154 pulau-pulau yang ada di Natuna belum ada gangguan dari negara lain. Hanya saja yang sering terjadi kerawanan Illegal Fhising,” ujar Suherman.

Selain itu, dijelaskan Suherman ada 7 pulau terluar yang ada di Natuna, antara lain pulau Kepala di Kecamatan Serasan Timur, pulau Subi Kecil di Kecamatan Subi, pulau Sebetul di Kecamatan Pulau Laut, pulau Semiun di Kecamatan Pulau Laut, pulau Sekatung di Kecamatan Pulau Laut, pulau Tukong Boru di Kecamatan Bunguran Utara dan pulau Senoa di Kecamatan Bunguran Timur.

Disebutkan Suherman, luas laut Natuna diukur berdasarkan dengan garis koordinat.

“Sekarang ini Natuna tidak lagi menggunakan nama Laut Cina Selatan, tapi berganti nama dengan laut Natuna Utara,” sebut Suherman.

Untuk saat ini, dikatakan Suherman masyarakat Natuna bersyukur tidak ada komplek perebutan antar pulau seperti yang terjadi di negara-negara lain.

“Perhatian pemerintah pusat terhadapat Natuna sungguh luar biasa, seperti Nawacita Presiden RI Jokowi, tentang percepatan pembangunan yang dimulai dari daerah pinggiran,” ucap Suherman.

Sekarang ini, pemerintah provinsi berencana akan membangun pelabuhan Samudra di desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara. Wacana tersebut dikatakan Suherman sudah tertuang dalam RTRW.

“Pemerintah daerah Natuna tentunya sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah pusat dan provinsi yang antusias dalam percepatan pembangunan,” tutupnya.

Penulis : Imam Agus

Meski Berpenghuni, Banyak Pulau-pulau di Natuna Yang Rawan Dengan Gangguan | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya