Mikol Tangkapan Kodim 0315 Bintan Diserahkan Kepada Kementerian Perdagangan

0
118

Tanjungpinang – Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) yang bekerja sama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan yang didukung oleh informasi dari Komando Distrik Militer 0315/ Bintan mengadakan acara Pers Release terhadap adanya temuan minuman beralkohol (minol),di kantor dinas koprasi,  usaha mikro, perindustrian dan  perdagangan kabupaten bintan. Selasa (03/17).

Diduga temuan minol tersebut tidak memiliki izin inpor yang ditemukan kurang lebih 1.000 karton minuman beralkihol dengan kerugian negara ditaksir kurang lebih sebesar Rp 7 milyar. 

Hal ini melanggar peraturan mentri Perdagangan Nomor 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian Dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol, dimana setiap inportir minuman beralkohol harus mendapatkan penetapan untuk melakukan kegiatan impor minuman beralkohol berupa inpotir terdaftar minuman berakohol (IT-MB).

Direktur Jendral PKTN Syahrul Mamma menegaskan akan mengawasi serta tidak pandang bulu kepada pelaku usaha minol yang tidak taat peraturan. 

“Kami akan tegas dalam mengawasi impor Dan peredaran minuman beralkohol. Tidak Ada kompromi bagi inpotir yang tidak taat aturan,” kata Syahrul di Aula kantor PKTN.

Syahrul mamma juga mengatakan bahwa dalam pers release temuan minol ini masih dalam pengembangan dan belum ada tersangka pemilik minol tanpa izin tersebut. 

“Belum Ada tersangka siapa pemilik minol tanpa izin tersebut, dan kasus temuan  minol ini masih dalam proses pengembangan,” ungkapnya.

Barang bukti sudah disita oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perdagangan (PPNS/DAG) Diregtorat Tertib Niaga Ditjen PKTN.

Selanjutnya PPNS-DAG akan melakukan proses penyidikan dengan dugaan pelanggaran Pasal 106 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. 

“Kementrian perdagangan melalui Ditjen PKTN akan terus melakukan pengawasan dan menindakan terhadap kegiatan perdagangan untuk menegakkan aturan yang berlaku dan akan memberikan sanksi yang tegas bagi siapapun yang melanggar,” tegas Syahrul Mamma.

Penulis :Erial Saputra

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here