Moeldoko Minta HKTI Menjadi Solusi Bagi Petani

Share:

Tanjungpinang – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.IP menegaskan bahwa HKTI harus menjadi solusi bagi para petani.

Moeldoko juga meminta Ketua DP HKTI Provinsi Kepri, Alias WelloBaca » Dilaporkan Bupati Lingga, Agus Ngaku Khilaf, Mulkansyah Pasrah. untuk segera melakukan konsolidasi pembentukan HKTI di Tingkat Kabupaten dan Kota hingga Desa.

“Saya minta Katua HKTI Kepri yang sudah dilantik hari ini untuk segera melaksanakan konsolidasi organisasi, di tingkat Kabupaten, Kota, Kecamatan, Kelurahan sampai dengan Desa-Desa,” kata Moeldoko, usai melantik Ketua HKTI Kepri dan 49 pengurus HKTI Provinsi Kepri periode 2017-2021, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (18/7).

Dalam intruksinya, Kepri diharapkan menjadi lumbung perkebunan, pertanian dan prikanan bersekala Nasional. Desebut sebagai Panglima Tani, Moeldoko mengharapkan Pengurus HKTI Kepri dapat mengembangkan Kelompok Tani (Poktan), terkhusus di Desa-desa.

“Jadikan Poktan di Desa-desa yang ada di Kepri menjadi Ketua Poktan. Mereka adalah ujung tombak kemajuan pertanian. Segera laksanakan konsolidasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, alasan Kepri menjadi lumbung pertanian dan perkebunan sebagai industri bersekala Nasional dan Internasional, mengingat pasar industri Kepri untuk di ekspor kedaerah sendiri, keluar daerah dan keluar negeri.

“Market kita sungguh luar biasa. Kalau padi bisa, sayur pasti bisa. Saya ingin membangun optimisme. Saya akan menjadikan lumbung padi nasional disini, Kepri,” ujarnya.

Sementara Ketua DP HKTI Provinsi Kepri, Alias Welo mengatakan berupaya untuk konsen dalam memberdayakan sektor pertanian, terutama di Kabupaten LinggaBaca » Awe-Nizar Expose Pencapaian Kerja 100 Hari Jilid I..

Pada tahun ini, lanjutnya. Kabupaten Lingga mendapatkan 3.000 hektar lahan untuk pertanian. “Hari ini melalui lingga Mentri Pertanian akan dijadikan lumbung ketahanan pangan untuk nasional,” ujarnya.

Saat ini, tambahnya, dari 15 Paritas unggul terdapat 2 Paritas yang siap untuk dipanen. Keduanya adalah pertanian syur mayur jenis Belimbing madu dan Jambu.

“Lingga juga membuka lahan 50 hektar, saat ini kita mengembangkan pakan hijau ternak, tahun ini adab200 ekor sapi, mudah-mudahan tahun depan dapat 10.00 ekor sapi,” ujarnya.

Usai acara pelantikan, Alias Wello yang juga merupakan BupatiBaca » DPRD Lingga : Bupati Terpilih Harus Menepati Janji. Kabupaten Lingga mengajak para petinggi HKTI mengunjungi perkebunan dan pertanian di Lingga.

Moeldoko Minta HKTI Menjadi Solusi Bagi Petani | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose