Nama Kajari Dicatut Untuk Memeras

Share:

BATAM, SuaraKepri.com – Modus pencatutan nama pejabat kembali terjadi di Kota Batam. Kali nama yang dicatut adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batam, Yusron. Si penelpon yang mengaku Kajari menelpon salah seorang pengacara untuk meminta sejumlah uang terkait kasus yang ditanganinya. Sejumlah pengacara di kota Batam pun nyaris jadi korban penipuan dengan modus tersebut.

Hal inilah yang diakui oleh Nixon Situmorang, pengacara yang kerap bersidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Beberapa hari lalu ia mendapatkan telepon dari nomor telpon seluler, 085222572386 yang mengaku bernama Dedi.

“Penelpon mengaku bernama Dedi dan merupakan stafnya Pak Yusron, Kajari Batam,” kata Nixon kepada SuaraKepri.com, pada hari Jumat (24/1) siang.

Dalam obrolan telpon tersebut, lanjut Nixon, orang tersebut meminta uang dengan alasan keluarganya sakit. Tersadar bahwa penelepon adalah gadungan, pria asal Sumatera Utara tersebut langsung mematikan telepon.

“Awalnya ngobrol tanya kabar dan sebagainya. Ujungnya minta uang, saya langsung matikan aja,” ungkap Nixon.

Ternyata bukan hanya Nixon yang hampir jadi korban. Pengacara Nikson Parapat dan rekannya juga ditelepon oleh seseorang bernama Dedi yang mengaku staf Kajari Batam dari nomor yang sama.

“Tidak masuk akal, dia pikir kami tidak berbagi info sesama pengacara. Yang saya bingung kenapa mengetahui nomor ponsel kawan-kawan pengacara,” kesalnya.

Modus penipuan mengatasnamakan pejabat bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, pengacara pernah jadi korban. Pelaku mengatasnamakan Hakim Djarot di PN Batam meminta uang untuk memuluskan perkara yang sedang ditangani.

Pengacara tersebut bahkan telah mentransfer uang Rp5 juta ke rekening Bank Mandiri yang diberikan oleh pelaku.

Para advokat sebutan pengacara yang ada di Kota Batam, menghimbau kepada aparat berwajib agar dapat melacak yang mengatas namakan dan menjual nama pejabat yang ada di kota Batam tersebut. (Indralis)

Nama Kajari Dicatut Untuk Memeras | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya