Ngaku Mantan Karyawan, Berkicau di Medsos Sebut BUMD Berbohong

Share:

Tanjungpinang – Mantan karyawan BUMDBaca » Syahrial Apresiasi Pelindo Lunasi Piutang Dan MoU Dengan BUMD., PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Dewi Anggraini berkicau di Media Sosial (Facebook).

Ia merasa dibohongi jajaran perusahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, Jumat malam (11/8).

Dengan nama akun Dewi Anggraini, ia mengharapkan adanya komentar memberi solusi tentang masalahnya tersebut.

“Entah apalah maksudnya. Kami sebagai mantan karyawan BUMD, PT Tanjungpinang Makmur Bersama, selalu saja di bohongi jajaran perusahaan plat merah itu untuk mengambil hak kami berupa uang pesangon,” tulis dewie di akun FB miliknya.

Dewie juga menuliskan bahwa uang pesangon miliknya diberikan oleh PT. Tanjungpinang Makmur Bersama secara berangsur-angsur dan dalam waktu yang lama sehingga uang yang didapat tersebut tidak bisa dibuat modal usaha.

“Kenapa kami seperti pengemis untuk mendapatkan hak kami. Uang pesangon itu sedianya bisa kami pergunakan untuk membuka usaha dan keperluan lainnya. Tapi apa, uang yang merupakan hak kami itu hanya bisa kami ambil secara cicilan,” sambungnya.

Lanjutnya, pihak perusahaan hanya terus beralasan uang tersebut dapat dicairkan jika sudah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Tegasnya, ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis DarmansyahBaca » DPD Perjuangan Telah Menyerahkan Ke Fraksi Terkait Pemilihan Wagub Kepri., kepada sejumlah mantan karyawan yang bertanya langsung sama beliau.

“Dimana Pak Wako bilang pembayaran pesangon tidak perlu menunggu RUPS. Lantas kenapa kami hanya bisa mengambil secara cicil uang yang menjadi HAK kami. Hanya Tuhan yang tahu, mohon bapak, ibu, serta saudara sekalian yang mungkin paham dengan aturan, memberikan masukan, Tq,” tutup Dewi.

Terkait adanya kicauan ini, Zondervan, selaku Direktur Operasional BUMD TanjungpinangBaca » Wali Kota Turun Langsung Bongkar Bangunan Liar di Pelantar KUD., belum berhasil dihubungi.

Telpon dan pesan konfirmasi yang dikirimkan, belum dibaca olehnya. (Erial)

Ngaku Mantan Karyawan, Berkicau di Medsos Sebut BUMD Berbohong | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose