Nurdin Sebut Karimun Tak Layak Untuk Persawahan

Share:

Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun menekankan perlunya tiap kabupaten dan kota di Kepri memiliki keunggulan masing-masing. Keunggulan ini kemudian bisa ditonjolkan dan dikelola dengan baik.

“Saya rasa Karimun jangan latah dan memaksa diri untuk membuka sawah karena Karimun yang tidak begitu luas. Ada baiknya nilai ekonomisnya lahan lebih bagus kita manfaatkan dengan kegiatan lain,” kata Nurdin pada acara halal bihalal Persaudaraan Keluarga Kabupaten Lingga (PKKL) yang berdomisili di Kabupaten Karimun di F1 Food Court, Tanjungbalai, Rabu (27/7) malam.

Selain masyarakat Kabupaten Lingga di Karimun, hadir juga dalam acara ini Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga M Nizar serta Bupati Karimun Aunur Rofiq.

Menurut Nurdin, di Karimun, yang cocok dikembangkan adalah industri, perdagangan, serta pariwisata. “Kalau semua dipaksa akhirnya nanti tidak mendapatkan pencapaian maksimal dari pada pembangunan itu sendiri,” kata Bupati Karimum 2004-2015.

Karena itu, Nurdin ingin Lingga dan Karimun maju dengan keunggulannya masing-masing.

Alias Wello dalam kesempatan mengatakan, dari amanah yang diembannya, dia mengajak masyarakat Lingga di manapun berada untuk mendukung agar Lingga semakin sejahtera. “Kita buat kampung halaman kita lebih maju,” kata Wello.

Wello kini memang sedang fokus menjadikan Lingga sebagai lumbung padi Kepri. Wello menjelaskan bahwa kini ada sedikit pergeseran pembangunan di Lingga yang dulu lebih mengandalkan sektor pertambangan sebagai salah satu yang memacu pertumbuhan ekonomi. Tapi, katanya, ketika pertambangan sudah tidak menjadi andalan lagi saat ini Lingga bergerak cepat mengubah arah.

Nurdin Sebut Karimun Tak Layak Untuk Persawahan | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya