Organisasi PMII Gelar Unras Terkait Keperihatinan Pemerintahan Provinsi Kepri

0
61

Tanjungpinang, SuaraKepri – Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tanjungpinang, berunjuk rasa (Unras) dan membagikan selembaran terkait keperihatinannya terhadap Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun selama 2,5 tahun ini, Selasa (20/03).

“Kami tidak puas terhadap kepemimpinan Nurdin Basirun yang 2,5 tahun ini memimpin Kepri, kami anggap suatu Daerah bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat ini, namun sebaliknya,” Teriak Jasman saat berorasi yang juga sebagai korlap dari acara ujuk rasa tersebut.

Adapun isi dari penyataan sikap oleh OKP PMII Kota Tanjungpinang-Bintan terhadap Pemerintah Provinsi itu sebagai berikut :

1. Meminta kepada pihak yang berwajib dalam hal ini kejaksaan tinggi Kepri untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan APBD Kepri untuk kepentingan pribadi prihal adanya temuan bahwa di setiap OPD di lingkungan provinsi Kepri wajib untuk menyetor/membayar keperluan atas pernikahan anak Sekda Provinsi Kepri Tempo hari itu.

2. Meminta Pemerintah Provinsi Kepri untuk konsen memperhatikan organisasi-organisasi kemahasiswaan yang berbasis pengaderan serta lebih kreatif untuk membina serta melakukan pertemuan-pertemuan.

Dan tidak hanya mengakomodir kepentingan sekelompok yang mengatasnamakan mahasiswa segelintir saja.

3. Tegas kami sampaikan, meminta Gubernur Kepri untuk mengundurkan diri dari jabatannya karena kami anggap gagal dalam menjalankan roda kepemerintahan sebagaimana mestinya.

Terlihat dari buruknya kinerja Sekda yang jelas telah menyelewengkan APBD untuk kepentingan keluarganya serta penjabat-penjabat Pemerintah Provinsi Kepri yang tidak becus dalam membantu jalanya Pemerintahan dengan baik.

Terlihat dari data yang kami terima bahwa tingkat kepenggurusan dan stabilitas ekonomi provinsi Kepri semakin merosot.

Penulis : Erial

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here