Panwaslu Bintan Utara Tertibkan Atribut Kampanye

0
694
Ilustrasi penertiban atribut kampanye | Google

Ilustrasi penertiban atribut kampanye | Google
Ilustrasi penertiban atribut kampanye | Google
TANJUNGUBAN, SuaraKepri.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Bintan Utara menertibkan alat peraga kampanye partai politik (parpol) milik sejumlah calon legislatif (caleg), Sabtu (20/7/2013) malam kemarin.

“Karena membandel, makanya kita tertibkan. Sejak awal Juli 2013 Panwaslu Bintan sudah menyurati seluruh pengurus Parpol di Bintan agar memasang alat peraga kampanye sesuai dengan aturan,” tegas Handaru, Ketua Panwaslu Kecamatan Bintan Utara, kepada batamtoday di Tanjunguban, Minggu (22/7/2013).

Dijelaskan Handaru, sejumlah alat peraga di luar bendera Parpol berupa yang ditertibkan, di antaranya milik empat buah baliho milik caleg PKS, empat baliho caleg Golkar, dua baliho caleg PKPI, dua baliho caleg Nasdem, dua baliho caleg PDIP dan satu buah milik calon DPD RI.

Kesalahan sejumlah alat peraga, baik bendera Parpol dan alat peraga kampanye tersebut adalah kesalahan pemasangan tempat alat peraga seperti memanfaatkan tiang listrik, tiang telepon, tempat pemakaman umum (TPU), pohon tanaman penerintah dan sekitar rambu-rambu lalu lintas.

“Ada juga yang ditertibkan karena sudah mencantumkan nomor urut caleg dan daerah pemilihan (dapil), padahal Daftar Calon Tetap (DCT) belum ditetapkan oleh KPU,” ujarnya.

Pasca-penertiban tersebut, katanya, sudah ada Parpol seperti pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bintan yang mendatangi Panwaslu. Mereka beralasan belum menerima aturan atau edaran dari KPU Bintan, terkait tata letak pemasangan alat peraga kampaye.

“Padahal jauh sebelumnya Panwaslu Bintan sudah memberikan tenggang waktu kepada Parpol dan caleg untuk memperbaikinya,” tambahnya.

Dedi Sulistyo, Ketua Panwaslu Bintan, membenarkan bahwa semua Parpol sudah disurati terkait pemasangan alat peraga dan sudah diberikan waktu untuk memperbaikinya sendiri.

“Kalau saat penertiban masih ditemukan, maka wajib ditertibkan dan tidak ada alasan pengurus parpol mengatakan tidak paham aturan,” tegasnya.

[bt]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here